SportlinkNews -Jawa Barat membidik hattrick juara Pekan Olahraga Nasional (PON). Doa pun dipanjatkan KH Zainal Mustafa, Pimpinan Masjid Raya Bandung.
Kontingen Jawa Barat dalam dua PON terakhir tak tertandingi. Jawa Barat keluar sebagai juara umum pada PON XIX 2016 dengan meraup 217 medali emas, 157 perak dan 157 perunggu.
Raihan tersebut dibuktikan Jabar bukan sebagai jagoan kandang. Pada PON berikutnya, 2021 di Papua, para atlet Jawa Barat juga tampil mumpuni. Jabar tetap di puncak klasemen perolehan medali dengan 133 emas, 105 perak, 115 perunggu.
Baca Juga: One Football Mengincar Ekspansi Strategis dengan Pusat Sepak Bola
Berikutnya di PON Aceh-Sumatera Utara 2024, Jabar mengejar hattrick. Rencananya pesta olahraga bersejarah--digelar di dua porvinsi- ini akan berlangsung pada bulan September 2024.
Kontingen Jabar pun terus melakukan persiapan atau Pelatda dengan matang. Selain itu, mereka juga menggelar berdoa bersama memohon agar kontingen Jabar kembali menuai prestasi di PON XXI 2024 Aceh-Sumut.
Doa bersama itu diselenggarakan di Youth Centre Sport Arcamanik, Bandung, 26 Maret 2024, diikuti oleh para atlet, pelatih, dan ofisial yang akan berlaga pada PON 2024, dengan difasilitasi oleh KONI Jabar.
Baca Juga: Kolaborasi Kominfo dan KONI Pusat Demi Sukseskan Publikasi PON XXI Aceh-Sumut 2024
Doa bersama ini adalah bukti ikhtiar dari seluruh olahragawan Jabar untuk menjadi juara umum lagi pada arena PON 2024, sehingga akan terwujud Jabar Hattrick.
Doa bersama yang dipimpin KH Zainal Mustafa dan dihadiri oleh Pj Gubernur Jabar Bey T Machmudin itu merupakan dukungan dan harapan masyarakat Jabar, agar Jabar Hattrick terwujud. Kegiatan yang serupa, mungkin dilakukan pleh provinsi-provinsi yang lain di Indonesia.
Ketua KONI Jabar, Prof. Dr. M Budiana mengingatkan bukan perkara yang mudah untuk mewujudkan Jabar Hattick pada PON 2024.
Baca Juga: Daya Tahan Otot: Sains, Penjelasan dan Cara Berlatih
Perlu dicatat, PON adalah arena perlombaan tertinggi di Indonesia. Semua atlet di seluruh provinsi di Indonesia juga ingin menang dan meraih medali emas. PON adalah arena seluruh atlet terbaik di Indonesia berlomba-lomba menjadi yang terbaik.
Pesaing utama Jabar adalah DKI Jakarta dan Jatim. Pada PON Jabar, Jatim pada peringkat kedua, sedangkan pada PON Papua DKI Jakarta menjadi peringkat kedua.