SportlinkNews - Antonio Rudiger, bek Muslim Real Madrid yang taat. Ia secara konsisten menjalankan ibadah puasa Ramadhan tanpa penurunan performa, menganggapnya sebagai latihan mentalitas, disiplin, dan kesabaran.
"Apakah Ramadan mengubah sesuatu bagi seorang pesepakbola? Bagi saya, tidak, saya sudah terbiasa. Saya tidak makan apa pun, saya tidak minum apa pun, saya benar-benar menghormatinya," kata Rudiger.
"Ini tidak mudah, tetapi Anda berlatih, Anda menggunakan pikiran Anda dan Anda berhasil. Ini adalah salah satu senjata utama yang saya miliki, mentalitas. Pada akhirnya, menjalani Ramadan bukanlah masalah bagi saya."
Baca Juga: Galatasaray 5-2 Juventus: Bencana Cabal Hancurkan Peluang Play-Off Liga Champions
Ia pernah merayakan awal Ramadhan dengan mengunggah foto di Instagram saat beribadah, namun gestur tersebut sempat menimbulkan kontroversi tuduhan ekstremisme yang kemudian ia bantah keras.
Rudiger tetap berpuasa meskipun menjalani jadwal latihan dan pertandingan sepak bola profesional yang padat, bahkan rajin melaksanakan salat tahajud dan membaca Al-Quran selama bulan suci.
Mentalitas: Rudiger menegaskan bahwa puasa Ramadhan tidak mengganggu performanya, melainkan menjadi "senjata utama" untuk disiplin dan ketahanan mental.
Baca Juga: Benfica 0-1 Real Madrid: Vinicius Junior Cetak Gol Indah Sebelum Protes Tinggalkan Lapangan
Pada Ramadhan 2024, unggahan fotonya yang menunjukkan jari telunjuk (isyarat tauhid) memicu tuduhan palsu dari seorang jurnalis Jerman. Rudiger mengambil tindakan hukum terkait pencemaran nama baik tersebut.
Ramadan Mubarak: Rudiger rutin memberikan ucapan selamat Ramadhan kepada umat Muslim di seluruh dunia, menegaskan identitas dan ketaatannya.
Rudiger adalah contoh pesepakbola Muslim yang mampu menyeimbangkan ketaatan agama dengan tuntutan karier profesional di level tertinggi.
Baca Juga: Borussia Dortmund 2-0 Atalanta: Guirassy Manfaatkan Kesalahan Pertahanan
Antonio Rudiger merupakan seorang muslim yang taat. Sisi religius tersebut terungkap saat Marca melakukan wawancara ekslusif dengan pemain asal Jerman tersebut
Dalam wawancara itu, terungkap kebiasaan Rudiger selama Ramadan. Pemain berusia 32 tahun itu diketahui juga rutin menggelar salat malam (tahajud) hingga sering membawa Alquran.
Artikel Terkait
Kesaksian Kylian Mbappe tentang Insiden Vinicius-Prestianni: Dia Panggil Monyet Lima Kali
Mendadak Viral! Tara Mae Kirk Terkejut Menjadi Objektifikasi Secara Seksual
Liga Inggris Hormati Pesepakbola Muslim, Pertandingan Dihentikan Sejenak Saat Magrib Tiba
Sepak Bola dan Ramadan: Tiga Pertimbangan Utama bagi Pemain yang Ibadah Puasa
In Memoriam Adi Seandana: 'Buldoser' dari Bali Telah Pergi