Banyak penggemar juga berpendapat bahwa hukuman kartu merah terlalu keras. Tetapi FIFA tampaknya menerima ketegasan tersebut.
Sejarah sepak bola telah menyaksikan banyak aturan yang awalnya diejek tetapi kemudian menjadi hal biasa.
Melarang kiper menangkap umpan balik, mengeluarkan kartu kuning untuk diving, atau menangani pemain yang mengelilingi wasit semuanya telah memicu kontroversi yang hebat.
Aturan tentang menutupi mulut mungkin akan mengikuti jalur yang serupa.
Baca Juga: Arsenal akan Menghadapi Coventry di Laga Pembuka Liga Primer 2026/27
Perlu dicatat bahwa FIFA sebenarnya tidak tertarik untuk menghukum tindakan menutupi mulut, tetapi lebih tertarik untuk menghapus masalah yang mendasarinya.
Di era di mana setiap tembakan dan setiap pelanggaran diperiksa secara detail oleh VAR, FIFA juga ingin bentrokan verbal diungkapkan.
Sepak bola selalu membutuhkan emosi, tetapi FIFA tidak lagi menginginkan "senjata rahasia" seperti yang digunakan Materazzi di tahun-tahun sebelumnya untuk tetap ada di balik bayang-bayang.
Oleh karena itu, mulai dari Piala Dunia 2026, terkadang menutup mulut dengan tangan bisa sama berbahayanya dengan tekel dua kaki.
Dan Miguel Almiron menjadi orang pertama yang menanggung akibatnya!
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
PB PASI Dukung Program Anggaran Multiyears Pelatnas, Atletik Siap Akselerasi Prestasi
Belanda Hancurkan Swedia 5-1, De Oranje Makin Perkasa di Grup F Piala Dunia 2026
Deniz Undav Bawa Jerman Lolos ke Babak 32 Besar Usai Bungkam Pantai Gading
Ronaldo Angkat Bicara untuk Pertama Kalinya di Tengah Drama; Apakah Portugal akan Menghadapi Titik Balik Besar?
Penampakan Tubuh Georgina di Tengah Kritik Terhadap Ronaldo