Piala Dunia 2026: Ketika Tutup Mulut Diganjar Kartu Merah, Lebih Bahaya dari tekel 2 Kaki

Suryansyah, Sportlink News
- Minggu, 21 Juni 2026 | 08:23 WIB
Miguel Almiron diganjar kartu merah gegara tutup mulut di lapangan.
Miguel Almiron diganjar kartu merah gegara tutup mulut di lapangan.

SportlinkNewsMiguel Almiron menciptakan salah satu momen teraneh dalam sejarah Piala Dunia. Namun keanehan ini pada akhirnya akan menjadi hal biasa.

Selama pertandingan Piala Dunia 2026 antara Paraguay dan Turki sore ini (20 Juni), gelandang Miguel Almiron tidak menendang, memukul, atau menghina wasit.

Pemain Paraguay itu hanya menutup mulutnya dengan tangannya saat mengatakan sesuatu kepada bek Turki Mert Muldur.

Baca Juga: Shin Tae-yong Beberkan Strategi Khusus Redam Tekanan di Persija Jakarta

Namun VAR segera turun tangan, wasit meninjau insiden tersebut. Almiron menjadi pemain pertama dalam sejarah Piala Dunia yang diusir karena menutup mulutnya saat berdebat dengan lawan.

Kisah ini mungkin terdengar absurd, tetapi FIFA sebenarnya memiliki alasannya.

KETIKA SEORANG PEMAIN SEPAKBOLA "MENEKAN DENGAN... MULUTNYA"
Selama bertahun-tahun, orang-orang telah membicarakan tentang tekanan tinggi, gegenpressing, atau sistem taktik modern yang berfokus pada terus-menerus mengepung dan menekan lawan ketika mereka menguasai bola.

Baca Juga: Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Arda Guler Sampaikan Permohonan Maaf

Tetapi di lapangan, ada hal lain, yang oleh para penggemar disebut dengan bercanda sebagai "menekan dengan kata-kata."

Ejekan, provokasi, penghinaan, dan komentar ofensif yang ditujukan kepada lawan telah ada sejak awal sepak bola.
Terkadang, hal itu dapat menyebabkan seorang pemain kehilangan ketenangannya bahkan lebih cepat daripada tekel berbahaya.

Mungkin bentrokan verbal paling terkenal dalam sejarah Piala Dunia adalah final 2006 antara Italia dan Prancis. Marco Materazzi menarik baju Zinedine Zidane.

Baca Juga: Paraguay Menang Tipis, Matias Galarga Cetak Gol Cepat ke Gawang Turki

Zidane bereaksi. Materazzi membalas dengan komentar yang merujuk pada saudara perempuan legenda Prancis tersebut.

Beberapa detik kemudian, seluruh dunia menyaksikan tandukan "klasik" yang membuat Zidane mendapat kartu merah di pertandingan terakhir kariernya.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X