ragam

Megawati Tidak Masuk 7 Terbaik Liga Voli Korea, Penggemar Megatron Marah

Selasa, 15 April 2025 | 10:03 WIB
Megawati Hangestri tak masuk 7 Pemain Terbaik Liga Voli Korea 2024-25.


Media Korea itu juga menyoroti keputusan Megawati tidak memperpanjang kontrak dengan Red Sparks.

“Keputusan untuk tidak memperpanjang kontrak adalah keputusan yang tepat” setelah gagal memenangkan penghargaan di ajang penghargaan V-League.

Fans voli Indonesia geram. Mereka angkat suara, mengatakan bahwa mereka tidak mengerti mengapa bintang top negara mereka, Megawati tidak masuk 7 Besar di ajang penghargaan V-League 2024-2025.

Baca Juga: Kekalahan Indonesia 6 Gol di Turnamen Asia, Berujung Mimpi Buruk di Final Piala Dunia?

Kim Yeon-koung, yang membawa Heungkuk Life Pink Spiders meraih kemenangan sebagai juara divisi wanita dan pensiun dengan terhormat, bersinar sebagai MVP dengan suara bulat.

Nama Megawat tidak masuk dalam daftar pemain terbaik yang memimpin kancah bola voli profesional musim ini. Para penggemar bola voli Indonesia pun angkat suara karena kebingungan. Silva merupakan pemenang kategori opponent spiker, posisi Megawati.

"Para penggemar kecewa karena idola Indonesia tersebut tidak terpilih menjadi tim terbaik. Pasalnya, Mega memiliki musim yang hebat dengan total 1.020 poin hingga final, dan memiliki tingkat keberhasilan tertinggi," tulis media Korea NaverSport.

Baca Juga: Talkshow Series Gizi Bersama KONI: Perlu Disiplin Kuat Menjaga Kebugaran Atlet Selama Libur Panjang

Para penggemar bola voli Indonesia meluapkan kekesalan mereka yang tak terkira, dengan mengatakan, “Untung kontrak dengan V-League Korea tidak diperpanjang,”

“Sekarang saya akan membatalkan kontrak lanjutan dengan KOVO,” dan “Silva memimpin tim, tetapi dia tidak bisa menyamai rekor Mega.”

Namun, tidak seperti yang diklaim oleh para penggemar Indonesia, upacara penghargaan V-League didasarkan pada performa liga reguler.

Baca Juga: Donald Trump Ledakan Perang Tarif, Begini Dampak Penjualan Nike di Indonesia

Silva berada di peringkat pertama dengan 1.008 poin di liga reguler, sementara Mega berada di peringkat ketiga dengan 802 poin.

Dalam hal tingkat keberhasilan serangan, Megatron berada di peringkat pertama dengan 48,06%, sementara Silva berada di peringkat ketiga dengan 45,77%.

Di liga reguler, Jeong Kwan-jang melaju ke babak playoff di posisi ketiga, sementara GS Caltex tersingkir di posisi keenam.

Halaman:

Tags

Terkini

Model Terpanas Ivana Knoll Jebol gawang Inggris

Kamis, 4 Juni 2026 | 08:02 WIB