Selain itu, El Alfa juga mengunggah momen-momen intim, menegaskan persahabatan erat dan kekaguman mereka terhadap talenta muda sepak bola dunia.
Tak hanya merayakannya dengan pesta mewah, kota Barcelona juga menghormati Yamal dengan cara yang sangat artistik.
Seniman jalanan ternama TVBoy melukis mural raksasa di Plac d'En Joanic, Gracia, yang menggambarkan Yamal sebagai pahlawan super berjubah merah-biru.
Di bawah lukisan tersebut terdapat pesan inspiratif: "Ketika tekad kuat, semua rintangan terasa kecil."
Mural "Super Lamine" langsung menjadi tempat check-in populer di Barcelona, dipuji sebagai simbol generasi imigran baru dengan tekad kuat.
Mural ini juga menekankan pesan anti-rasisme, sesuatu yang dialami Yamal dan ia tak takut untuk menyuarakannya.
Baru berusia 18 tahun, Lamine Yamal mengejutkan dunia sepak bola ketika ia merayakan ulang tahunnya layaknya seorang "tuan muda" sejati.
Baca Juga: Double Hattrick Jens Raven Antar Indonesia Pimpin Grup A
Pesta yacht mewah di Ibiza, penampilan penyanyi ternama secara privat, larangan ketat penggunaan ponsel untuk mempertahankan status "aristokratnya", dan terutama hadiah kalung berlian senilai sekitar 300.000 poundsterling atau sekitar Rp 58 miliar.
Semua itu cukup untuk mengubah ulang tahun remajanya menjadi pesta mewah untuk orang kaya.
Barcelona mulai khawatir bahwa anak ajaib yang banyak digembar-gemborkan itu akan terpuruk sejak dini, terjerumus ke dalam gaya hidup mewah dan sembrono ketika kariernya baru saja dimulai.
Sementara dunia sepak bola masih menunggu gebrakan berikutnya, Yamal punya waktu untuk menorehkan prestasi dengan pesta yang menghabiskan uang seperti orang super kaya.