SportlinkNews - Langkah PSSI dalam menambah pemain naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia mendapat perhatian serius dari media China.
Media asal Negeri Tirai Bambu, Sohu, menyoroti proses naturalisasi Jairo Riedewald, pemain yang menjadi target utama Timnas Indonesia di bawah arahan Patrick Kluivert.
Namun, perjalanan Riedewald untuk bergabung dengan skuad Garuda tidaklah mudah.
Baca Juga: Tanpa Megawati, Red Sparks Balaskan Dendam Tekuk Pink Spiders 3-2
Salah satu kendala utama dalam naturalisasi Riedewald adalah aspek hukum yang menghambat penyelesaiannya.
Pemain Antwerp tersebut pernah tiga kali membela Timnas Belanda di level senior.
Kondisi ini membuatnya berpotensi tidak bisa memperkuat Timnas Indonesia dalam pertandingan Maret dan Juni 2025.
Baca Juga: Hadapi Persik Kediri, Jan Olde Riekerink: Kami akan Bermain dengan Gaya Sendiri
Situasi ini sedikit melegakan bagi China, yang menjadi salah satu lawan Timnas Indonesia dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 5 Juni 2025.
Sohu mengutip laporan dari media Indonesia terkait penundaan naturalisasi Riedewald.
"Proses naturalisasi Jairo Riedewald untuk Timnas Indonesia tertunda karena masalah hukum dengan FIFA yang belum terselesaikan," tulis Sohu.
Baca Juga: Paul Munster Siapkan Strategi Jitu Redam Serangan Persib Bandung
"Gelandang berusia 28 tahun, yang kini bermain di Belgia bersama Antwerp, belum merampungkan seluruh dokumen yang diperlukan."
Meskipun naturalisasi Jairo Riedewald belum rampung, Sohu tetap mencermati langkah PSSI, yang justru bergerak lebih agresif dengan mengamankan tiga nama baru untuk proses naturalisasi.
Artikel Terkait
AFC akan Pantau Persiapan Indonesia Lawan Bahrain di SUGBK pada Kualifikasi Piala Dunia 2026
Real Madrid vs Betis: Vini Jr Jadi Kapten Tim, Ancelotti: Kami Bermain untuk Tiga Poin Krusial di LaLiga
Tetap Bugar Saat Puasa: Waktu dan Jenis Olahraga Terbaik Selama Ramadan
Tiket Australia vs Indonesia Ludes, PSSI Upayakan Tambahan untuk Suporter Garuda
Begini Cara Pemain PSM Makassar Berlatih dan Bertanding Selama Bulan Suci Ramadan