Lebih lanjut diungkapkan ia mengatakannya di awal perjalanan pada bulan November, dan terus mengulanginya.
"Saya tidak pernah menyerah. Saya selalu menginginkan yang terbaik, saya menuntutnya dari diri saya sendiri, dan saya meminta hal yang sama dari para pemain," ujarnya.
“Berikan saya penampilan yang kuat seperti hari ini dan kami tidak akan menyesal. Kami memberikan segalanya dalam suasana yang luar biasa dan intens, seperti pada leg pertama di stadion kami. Selamat kepada mereka, tetapi juga kepada para pemain saya, yang tampil hebat.”
Baca Juga: Gregoria Mariska Tunjung Selamatkan Muka Tunggal Indonesia di All England 2025
Setelah peluit akhir, pelatih asal Italia itu berjabat tangan dengan rekannya, Valverde, tetapi ia juga memberikan catatan kepada pelatih Athletic Club.
“Kami berteman baik sampai-sampai saya benar-benar kehilangan nomor teleponnya! Saya katakan kepadanya, ‘Ambil ini, saya perlu bicara denganmu,’ karena ia mengenal banyak pemain Spanyol yang mungkin menarik minat saya. Itulah sebabnya saya melakukannya di depan semua orang,” ungkap Ranieri.
Ranieri menegaskan bahwa meskipun memberikan nomor punggungnya kepada Valverde, pelatih Athletic Club itu bukanlah kandidat untuk melatih Roma musim depan: "Anda sudah menyebutkan terlalu banyak," katanya kepada wartawan.
Artikel Terkait
Super Tim di Balik Patrick Kluivert: Sosok-Sosok Kunci yang Membantu Timnas Indonesia
Gelar Tunggal Putra All England 2025 Melayang dari Tangan Indonesia
Indonesia Dapat Undian Berat di Piala Sudirman 2025
Gol Perdana Conor Gallagher ke Gawang Real Madrid Masuk Daftar Gol Tercepat di Eropa
Inter Milan vs Bayern Munchen: Duel Sarat Sejarah Raksasa Sepak Bola Eropa