SportlinkNews - Lamine Yamal menjadi sorotan dunia sepak bola berkat performa gemilangnya di level klub maupun tim nasional.
Wonderkid berusia 17 tahun itu semakin menunjukkan potensinya setelah tampil impresif bersama Timnas Spanyol di ajang EURO 2024.
Pada turnamen tersebut, Yamal berperan penting dalam kesuksesan La Furia Roja meraih trofi Eropa.
Baca Juga: Misi Empat Pilar Garuda dari Eropa: Curi Poin di Sydney
Ia mencatatkan satu gol dan empat assist, yang membuatnya dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik EURO 2024.
Keberhasilannya tidak berhenti di situ, Yamal juga memenangkan penghargaan Golden Boy 2024 dan Kopa Trophy 2024, menegaskan statusnya sebagai salah satu talenta muda terbaik saat ini.
Performa apiknya berlanjut di Barcelona, di mana ia mengunci posisi sebagai pemain inti di sektor sayap kanan Blaugrana pada musim 2024-2025.
Baca Juga: Australia vs Indonesia: Cedera Pemain dan Perombakan Skuad Jadi Tantangan Socceroos
Dari 37 pertandingan yang telah dijalani di berbagai kompetisi, Yamal sukses mencetak 12 gol dan 17 assist untuk Barcelona.
Dengan pencapaian tersebut, banyak pihak menyebutnya sebagai penerus Lionel Messi.
Namun, pendapat berbeda justru disampaikan oleh kiper Barcelona, Wojciech Szczesny.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Arsenal Menang Tipis atas Chelsea, Mikel Merino Jadi Pahlawan di Derbi London
Menurutnya, meskipun Yamal memiliki kualitas luar biasa, membandingkannya dengan Messi bukanlah hal yang tepat.
"Apakah saya melihat kemiripan antara Messi dan Lamine Yamal? Tidak, mereka adalah pemain yang sama sekali berbeda, dan tidak ada alasan untuk membandingkan mereka," ujar Szczesny dalam wawancara yang dikutip dari Barca Universal.
Artikel Terkait
Thom Haye Optimistis Hadapi Australia, Targetkan Kemenangan untuk Timnas Indonesia
Pep Guardiola Sebut Manchester City Hadapi Sembilan Final Demi Liga Champions
Hal yang Perlu Diketahui Menjelang Laga Atletico Madrid vs FC Barcelona
All England 2025: Leo/Bagas Dalam Perburuan Gelar Pertama
Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani: Pembelajaran dari Semifinal All England 2025