SportlinkNews - Penampilan dalam latihan Socceroos minggu ini menunjukkan bahwa Daniel Arzani telah menanggapi kritikan pedas yang diterimanya dari pelatih nasional Tony Popovic.
Bek Socceroos Jason Geria telah mendukung Daniel Arzani untuk menjadi aset besar dalam jalur kualifikasi Australia menuju Piala Dunia FIFA tahun depan.
Diyakini playmaker misterius itu akan menanggapi kritikan yang diterimanya dari pelatih nasional Tony Popovic.
Baca Juga: Marselino Ferdinan Disorot Media Inggris Jelang Duel Timnas Indonesia Vs Australia
Arzani, 26 tahun, merupakan pilihan yang mengejutkan dalam skuat Socceroos untuk pertandingan melawan Indonesia di Sydney, Kamis 20 Maret 2025 dan pertempuran Selasa (25/3) dengan China di Hangzhou.
Baru dua bulan lalu Popovic mencaci-maki Arzani saat menjelaskan alasannya tidak memasukkan bintang Melbourne Victory itu dalam skuat Socceroos untuk pertandingan November melawan Arab Saudi dan Bahrain.
"Levelnya sangat buruk dalam latihan," kata Popovic pada bulan Januari.
Baca Juga: Duet Rafael Struick dan Ramadhan Sananta Diprediksi Jadi Andalan Timnas Indonesia Lawan Australia
“Saya kenal baik Daniel, dia punya potensi. Kami sudah membicarakan itu sejak dia berusia 18 tahun. Sekarang dia berusia 26 tahun – dia perlu meningkatkan levelnya," alasan Popovic.
“Melakukan satu dribel atau trik yang bagus atau membuat satu gol seharusnya tidak cukup untuk bermain bagi Socceroos, itu harus lebih dari itu.”
Namun, Popovic telah memberi Arzani kesempatan lagi. Menurut Geria, mantan pemain ajaib itu telah merespons di paddock latihan minggu ini.
Baca Juga: Periodisasi Pelatihan dan Ilmu Olahraga
“Danny jauh lebih bijak daripada yang diasumsikan banyak orang, dan dia menanggapi komentar-komentar itu (dari Popovic),” kata Geria yang tinggal di Jepang, mantan rekan setim Arzani di Victory.
“Dia tampak bagus dalam latihan beberapa hari terakhir ini. Jadi saya yakin jika Danny bermain, dia akan mampu memberikan kontribusi yang bagus,” ungkapnya.
Artikel Terkait
Data dan Fakta Menarik Liga 1 2024/2025 Hingga Pekan ke-27, Persebaya Raih Banyak Poin di Laga Kandang
Red Sparks Gagal Finis Runner-Up V-League 2024, Kandas 2-3 dari Hi-Pass
Swiss Open 2025: Tiga Ganda Putra Indonesia Melaju ke Babak Kedua, Leo/Bagas Menang WO
Indonesia vs Australia: Misi Pecah Rekor 43 Tahun Tanpa Kemenangan di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Jay Idzes: Laga vs Australia Bisa Jadi Momen Bersejarah Sepak Bola Indonesia