“Ini adalah tekanan terberat yang pernah saya terima dalam pertandingan kandang dalam waktu yang lama. Mereka melaju cepat, tidak ada waktu di lini tengah,” kata pahlawan dua gol Jackson Irvine.
"Begitu kami berhasil mematahkan tekanan itu, kami merasa seperti akan mencetak gol setiap kali kami menang," katanya.
Katalis utama yang mengubah permainan Australia adalah pemain sayap Nishan Velupillay.
Baca Juga: Jackson Irvine: Laga Kontra Timnas Indonesia Jadi Pertandingan Kandang Tersulit Australia
Pemain andalan Melbourne Victory itu membuka pertandingan dengan penyelesaian klinis untuk gol kedua Australia setelah berhasil menerobos masuk ke gawang.
Dari sana, ia menjadi kreator utama Australia, membalas kepercayaan Popovic kepadanya dengan berlimpah pada debutnya sebagai pemain inti.
"Ini momen istimewa bagi anak muda ini, memulai pertandingan pertama di bawah tekanan. Ia menanganinya dengan baik. Ia memiliki bakat itu dan mudah-mudahan kami akan membuatnya lebih kuat sehingga ia dapat mempertahankan level itu lebih lama," tambah pelatih Socceroos itu.
Baca Juga: Diserang Warganet Usai Timnas Indonesia Keok di Australia, Erick Thohir Ngeles Begini Jawabannya
Pelatih Indonesia Patrick Kluivert, pemain hebat Belanda, meratapi ketidakmampuan timnya untuk memanfaatkan keunggulan awal mereka tetapi mengatakan mereka berjuang seperti singa.
Hasil itu membuat mereka sangat sulit untuk lolos otomatis ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1938 tetapi babak playoff tetap menjadi kemungkinan.
Itu adalah jalan yang sangat ingin dihindari Australia. Tapi mereka mungkin perlu mengalahkan China pada hari Selasa di Hangzhou untuk memastikan hal itu terjadi.
Baca Juga: Tagar KluivertOut Viral di Media Sosial Usai Timnas Indonesia Diobok-obok Australia
“Mereka bertahan dalam blok, mereka sangat berbahaya saat melakukan serangan balik. Kami melihatnya dengan Indonesia. Jadi kami merasakan apa yang mungkin terjadi melawan China. Jika mereka menekan kami, kami harus menghadapinya dengan lebih baik dan jika mereka bertahan, kami perlu memahami bahwa kami harus membangun permainan dan terhubung lebih baik daripada yang kami lakukan malam ini,” pungkas Popovic.
Artikel Terkait
Putri KW ke Perempat Final Swiss Open 2025, Jaga Asa Tunggal Putri Indonesia
Jepang Jadi Tim Pertama yang Lolos ke Piala Dunia 2026 Lewat Kualifikasi
Italia Pecahkan Rekor Buruk dengan Menyerah Kepada Jerman
Mobil Mewah Bentley Continental Harry Kane Bisa Jadi Milik Anda
Conor McGregor Jual Amerika Ingin Jadi Presiden Irlandia