SportlinkNews - Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, menegaskan bahwa saat ini bukan waktunya lagi berbicara tentang proses pembangunan tim.
Pasalnya, skuad Garuda sudah mencapai putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia dan dalam situasi yang sangat krusial setelah kekalahan telak dari Australia.
Timnas Indonesia mengalami kekalahan 1-5 dari Australia dalam laga ketujuh Grup C pada 20 Maret 2025.
Baca Juga: Dedi Kusnandar Mulai Berlatih di GBLA Usai Tiga Bulan Jalani Pemulihan Cedera
Hasil tersebut membuat Tim Merah Putih terlempar ke peringkat keempat klasemen sementara Grup C dengan koleksi enam poin.
Dengan posisi tersebut, tekanan semakin besar bagi Timnas Indonesia jika ingin menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026.
Kesempatan untuk finis di posisi dua besar—yang memastikan tiket otomatis ke putaran final—sudah semakin sulit.
Baca Juga: Demi Timnas Indonesia, MRT Jakarta Siapkan Garuda Special Lane bagi Suporter yang Menuju GBK
Oleh karena itu, target yang lebih realistis bagi Timnas adalah mengejar posisi ketiga atau keempat, yang masih memberikan peluang untuk melaju ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dalam kondisi genting ini, Timnas Indonesia wajib meraih kemenangan saat menghadapi Bahrain dalam laga kedelapan Grup C yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Selasa (23/3/2025).
Sumardji menegaskan bahwa skuad asuhan Patrick Kluivert harus memanfaatkan laga kandang ini dengan baik.
Baca Juga: Head to Head Indonesia vs Bahrain: Adu Cerdas Patrick Kluivert vs Dragan Talajic
Ia menilai tak ada alasan untuk berbicara tentang proses lagi, sebab saat ini yang terpenting adalah hasil.
"Kita harus percaya dulu dengan tim ini."
Artikel Terkait
Adidas Luncurkan Predator +TEAMGEIST, Sepatu dengan Sentuhan Nostalgia Piala Dunia 2006
Adidas dan Olympique Lyon Rilis Koleksi Retro Ikonik untuk Sepak Bola Wanita
Langkah Febriana/Amallia Terhenti di Semifinal Swiss Open 2025, Indonesia Gagal Pertahankan Gelar Ganda Putri
Selangkah Lagi, Gelar Ganda Putra Swiss Open 2025 Menjadi Milik Fikri/Bagas
Habis Sudah Wakil Indonesia di Tunggal Putri Swiss Open 2025, Putri KW kandas di Tangan Chen Yu Fei