SportlinkNews - Cristiano Ronaldo masih menjadi salah satu ikon terbesar dalam dunia sepak bola modern, bersanding dengan Lionel Messi.
Selama bertahun-tahun, ia memberikan pengaruh besar bagi pelatih maupun para pemain muda, serta mengukir banyak prestasi dan rekor yang sulit dicapai oleh pemain lain.
Sepanjang kariernya, Ronaldo dikenal sebagai penyerang tajam yang membela beberapa klub elite Eropa, seperti Manchester United, Real Madrid, dan Juventus.
Baca Juga: Lima Alasan Mengapa Red Bull Mengganti Liam Lawson dengan Pembalap F1 Jepang Yuki Tsunoda
Keberhasilannya tidak hanya terbatas pada level klub, tetapi juga di tim nasional.
Bersama Timnas Portugal, ia sukses membawa negaranya menjuarai Piala Eropa 2016 serta UEFA Nations League 2018-2019.
Dalam pencapaian individu, Ronaldo merupakan peraih Ballon d'Or terbanyak kedua setelah Lionel Messi.
Baca Juga: Penampakan Trofi Baru untuk Pemenang Grand Prix Amerika Red Bull 2025 di COTA
Ia telah mengoleksi lima trofi Bola Emas sepanjang kariernya, memperkuat statusnya sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola.
Namun, seiring bertambahnya usia, banyak pihak mempertanyakan apakah Ronaldo masih layak bermain di level tertinggi, terutama menjelang Piala Dunia 2026.
Salah satu kritik datang dari legenda Liverpool, Didi Hamann.
Baca Juga: Bruno Moreira dan Francisco Rivera Makin Padu, Ancaman Kuat Bagi Lawan Persebaya
Dalam wawancaranya dengan Goal International, Hamann menilai peran Ronaldo mulai berkurang sejak Euro 2024.
Menurutnya, Portugal sebenarnya memiliki penyerang muda berbakat seperti Goncalo Ramos yang bisa lebih diandalkan.
Artikel Terkait
Dua Laga Penting Madura United FC Bikin Pemain Siap Siaga, Libur Idul Fitri Dipersingkat
Serie A dan Reddit Jalin Kemitraan untuk Memperluas Jangkauan Komunitas Global
Emma Raducanu Nyaris Pingsan, Harus Ambil Darah di Lapangan
Pembalap Indonesia Julian Johan Bakal Turun Balap di Reli Dakar 2026
Jual mobil super Lamborghini, Marcus Rashford Beralih ke Audi Langka