SportlinkNews - Lionel Messi kembali mengukir sejarah saat ia mencetak gol penyeimbang 1-1 melawan Toronto FC, membantu Inter Miami meraih 1 poin di MLS pada Senin 7 April 2025.
Saat ini, Piala Champions CONCACAF menjadi prioritas utama Inter Miami. Tapi pelatih Javier Mascherano tetap menurunkan susunan pemain terkuatnya dengan Messi, Suarez, Busquets, dan Jordi Alba sebagai starter melawan Toronto, tim kedua dari bawah di Wilayah Timur MLS.
Namun, Toronto FC yang memiliki peluang pertama dan sukses membuka keunggulan berkat gol Bernardeschi setelah mendominasi babak pertama pada menit ke-45+1.
Baca Juga: Lionel Messi Mati Kutu, Inter Miami Kalah di Leg Pertama Perempat Final CONCACAF Champions Cup 2025
Inter Miami harus menunggu Messi bersinar dengan tendangan setengah kaki kiri yang indah, menaklukkan kiper Sean Johnson pada menit ke-45+5. Sebelumnya, megabintang Argentina itu sempat mencetak gol yang dianulir oleh VAR pada menit ke-39.
Gol penyeimbang ini menjadikan Messi sebagai pemain dengan kontribusi gol terbanyak sepanjang sejarah Inter Miami, yakni sebanyak 44 kali (24 gol, 20 assist), melampaui Gonzalo Higuain (43 kali) yang memegang rekor tersebut setelah 67 pertandingan.
Sementara itu, Messi hanya membutuhkan 29 pertandingan MLS untuk mencapai prestasi tersebut, dengan selisih jumlah pertandingan yang cukup jauh menjadi tolok ukur prestasi Messi yang impresif di Inter Miami.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Vs Yaman: Butuh Analisis Lebih Dalam
Tercatat, Toronto menjadi satu dari dua tim yang gagal dibobol Messi setelah beberapa musim berkiprah di MLS meski sudah berkali-kali berhadapan dengan mereka.
Gol ini punya makna pribadi tersendiri bagi megabintang Argentina tersebut.
Inter Miami dengan raihan 1 poin di laga ini kehilangan kesempatan untuk mengungguli tim teratas MLS Eastern Conference - Columbus Crew (15 poin) dan menjaga selisih 1 poin, tetapi bermain 1 pertandingan lebih sedikit.
Baca Juga: Megawati Jadi Pusat Comeback Red Sparks, Media Korea Soroti Ledakan Kekuatan Pukulannya
Pada 10 April, Messi dan rekan-rekannya akan memasuki leg kedua babak sistem gugur melawan LAFC pada pertengahan pekan dengan target bangkit dari kekalahan 0-1 di leg pertama perempat final.
Meskipun Inter Miami sedang mengalami kesulitan akhir-akhir ini, Messi tetap menjadi sosok yang membawa harapan bagi tim dan membantu Inter Miami mempertahankan posisi yang kuat di turnamen tersebut.
Artikel Terkait
Ilmu di Balik Latihan Petinju: Mengungkap Kekuatan di Dalam Dirinya
Tudor Jelaskan Perubahan Taktik Juventus dan Mengagumi Mentalitas saat Melawan Roma
Manchester United 0 Manchester City 0: Roy Keane Mengecam Derby Persahabatan
Alisha Lehmann Pamer Latihan Pantai dengan Sport Bra & Celana Pendek
Media Vietnam Soroti Peluang Timnas Indonesia U-17 Ke Piala Dunia