Jimenez kemudian digantikan pada menit ke-75, kurang dari 20 menit setelah insiden tersebut.
Milan terus memberikan tekanan ke kubu Udinese. Tidak lama kemudian Theo Hernandez mencetak gol ketiga.
Pemain Prancis itu mendapatkan bola pantulan dari sontekan Abraham. Tanpa ragu Theo Hernandez melepaskan tembakan ke tiang dekat untuk mengubah kedudukan menjadi 0-3.
Koleksi gol Milan kemudian bertambah di menit 81 lewat aksi pemain Belanda Tijjani Reijnders.
Rossoneri melakukan serangan balik. Rafael Leao mengecoh Okoye dan mengirim umpan ke Reijnders yang dieksekusi tepat sasaran. 0-4 untuk keunggulan AC Milan.
Kemenangan ini membawa Milan kini terpaut satu poin dari posisi kedelapan dengan sembilan pertandingan Serie A tersisa untuk dimainkan akhir pekan ini.
Baca Juga: Tiba di Kampung Halaman, Megawati Ucapkan Terima Kasih Kepada Red Sparks, tapi Keluarga yang Utama
Rossoneri masih memiliki enam pertandingan tersisa sebelum akhir musim 2024-25.
Bagi Udinese, ini adalah kekalahan terburuk mereka musim ini, dan ini adalah pertama kalinya mereka kalah dalam empat pertandingan Serie A berturut-turut dalam tiga tahun.
Artikel Terkait
Tijjani Reijnders Cetak Rekor di AC Milan, tapi Tak Puas Usai Gagal Menang di Derby Milan
Hasil Liga Italia: AC Milan Tundukkan Como, Tijjani Reijnders Jadi Pahlawan Comeback
Inter Milan vs AC Milan: Misi Nerazzurri Akhiri Tren Buruk di Semifinal Coppa Italia
AC Milan Mundur dari Kesepakatan dengan Fabio Paratici, Ini Alasannya