Momen itu, menurut Romeny, langsung membentuk ikatan emosional seolah Marselino adalah adiknya sendiri.
Tak hanya di lapangan, hubungan akrab mereka juga terjalin di luar aktivitas sepak bola.
Marselino bahkan pernah menunggu Romeny berjam-jam setelah sesi latihan untuk mengantarkannya pulang, karena Romeny belum memiliki mobil.
“Kami seperti memiliki koneksi langsung,” ujar Romeny.
Baca Juga: Jeremy Monga Pemain Leicester City Termuda di Liga Primer Musim Ini Dampingi Ethan Nwaneri
“Dia benar-benar ada di sana, bahkan bukan hari pertama, tapi sejak detik pertama.”
Kedekatan itu berlanjut hingga kehidupan sehari-hari mereka di Inggris.
Romeny dan Marselino kerap menghabiskan waktu bersama, termasuk jalan-jalan ke kota dan makan bersama.
Baca Juga: Mohamed Salah Bertahan di Liverpool, Arne Slot: Dia Memiliki Banyak Pengaruh pada Permainan Kami
Ia bahkan berencana untuk makan di restoran Indonesia bersama Marselino, pacarnya, serta teman-teman dekat Marselino asal Indonesia.
“Ada beberapa tempat di Oxford, tapi sebenarnya kami belum pernah mengunjunginya."
"Kami akan pergi bersama dia dan pacarku. Abid, teman baik Lino, dan istrinya akan memasak makanan Indonesia,” ujar Romeny.
Baca Juga: Megawati Digantikan Sahabatnya di Red Sparks, tapi Masih Belum Fit dari Cedera
Melalui kisah ini, terlihat bagaimana hubungan personal yang kuat dapat terbentuk di luar lapangan, memperkuat ikatan antar pemain dalam tim nasional.
Artikel Terkait
Data dan Fakta Menarik AC Milan vs Udinese, Carlo Ancelotti Masih Pegang Rekor Kemenangan Rossoneri
Viral Drawing Liga 4 yang Tidak Profesional, Erick Thohir Tegaskan Jangan Main-main
Jadwal Babak 8 Besar Piala Asia 2025, Timnas Indonesia Vs Korea Utara
Cinta Ko Hee-jin Tak Terlupakan untuk Megawati, Red Sparks Pilih Wipawi sebagai Pengganti
Juventus Bidik Rasmus Hojlund, Manchester United Buka Harga Fantastis