Dua tim dari Oseania, yakni Selandia Baru dan Kaledonia Baru, juga melanjutkan kiprah mereka di pentas ini.
Baca Juga: Donald Trump Ledakan Perang Tarif, Begini Dampak Penjualan Nike di Indonesia
Secara khusus, timnas U-17 Indonesia juga masuk dalam daftar tiga negara yang akan melakoni penampilan keduanya di Piala Dunia U-17 setelah sebelumnya hanya tampil sekali.
Selain Indonesia, dua negara lainnya ialah Afrika Selatan (penampilan pertama pada 2015) dan Swiss (2009).
Menariknya, Swiss menjadi contoh bahwa tim debutan pun bisa langsung meraih sukses besar.
Baca Juga: Come Back Tyson Fury Bernilai Rp 5,7 Triliun, Tunggu Anthony Joshua di Ring
Pada partisipasi perdananya tahun 2009, Swiss keluar sebagai juara usai menaklukkan Nigeria 1-0 di final, dengan skuad yang kala itu diperkuat pemain seperti Granit Xhaka.
Pada sisi lain, edisi 2025 ini juga akan menjadi panggung pertama bagi lima negara debutan: Zambia, Uganda, El Salvador, Fiji, dan Republik Irlandia.
Berkaca dari debut Indonesia di edisi 2023, performa Garuda Asia terbilang cukup kompetitif.
Baca Juga: Mohamed Salah Pamer Jam Tangan Mewah Seharga Rp 14 Miliar
Anak-anak asuh saat itu mampu menahan imbang Ekuador dan Panama dengan skor 1-1, sebelum akhirnya takluk 1-3 dari Maroko.
Hasil itu menempatkan Indonesia di peringkat ketiga Grup A.
Salah satu kejutan terbesar dari daftar peserta kali ini adalah absennya Nigeria.
Baca Juga: Apakah Penggemar Olahraga Wanita Sudah Terlalu Jauh?
Negara yang menjadi pemegang rekor juara terbanyak dengan lima gelar itu gagal lolos dari zona CAF.
Artikel Terkait
Melangkah Lebih Jauh dengan Latihan di Dataran Tinggi atau Latihan Pemanasan
Venezia 1-0 Monza: Jay Idzes dkk Akhirnya Petik Kemenangan
Man City 5 Crystal Palace 2: Kevin De Bruyne Pimpin Kebangkitan Dramatis
Leganes 0-1 Barcelona: Untung Jorge Saenz Bunuh Diri
Desailly Kecam Milan dan Joao Felix, Kurangnya Kekuatan Mental