SportlinkNews - Svay Rieng FC asal Kamboja baru saja lolos ke final AFC Challenge League setelah mengalahkan Madura United (Indonesia) di babak semifinal.
Pada leg pertama di kandang sendiri, Svay Rieng menang 3-0 berkat gol dari Breninho, Bounkong, dan Ratanak.
Sedangkan leg kedua, Svay Rieng mencetak 3 gol di laga tandang dan bermain imbang 3-3. Dengan agregat menang 6-3, juara Kamboja itu memastikan tempat di laga final.
Dalam perjalanan menuju final, Svay Rieng finis di posisi kedua Grup E dan kalah dari Madura United di babak penyisihan grup.
Namun, semakin jauh mereka melangkah, mereka semakin tangguh. Di perempat final, Svay Rieng mengalahkan Shan United (Myanmar) dengan skor akhir 7-4.
Di babak semifinal, juara Kamboja itu tampil beda untuk "membalas dendam" kepada Madura United dan merebut tiket ke final.
Baca Juga: Dramatis Setan Old Trafford, Disaksikan Ferguson Cetak 2 Gol di Menit Terakhir
Svay Rieng menjadi tim Kamboja pertama yang berhasil mencapai final turnamen kontinental.
Ini prestasi yang belum pernah diraih tim-tim sepak bola papan atas di Asia Tenggara seperti Vietnam atau Indonesia.
Wakil sepak bola Vietnam yang melaju paling jauh adalah Binh Duong dan Hanoi FC, yang keduanya terhenti di babak semifinal Piala Asia C2 (dulu Piala AFC, kini berganti nama menjadi Liga Champions AFC Dua).
Baca Juga: Performa Leo/Bagas Makin Meningkat, Pilihan di Piala Sudirman Semakin Besar
Dua musim terakhir menjadi saksi kebangkitan klub-klub Kamboja di kancah Asia. Sebelum Svay Rieng, Phnom Penh Crown juga sempat membuat "gempa" di Piala C2.
Di musim 2023/24, Phnom Penh Crown secara mengejutkan berhasil mengalahkan Macarthur (Australia) dan meraih tiket ke semifinal Asia Tenggara.
Di peringkat klub Asia, sepak bola Kamboja naik ke peringkat 24, mengungguli Indonesia dan Filipina.
Artikel Terkait
Asnawi dan Ferarri Dipanggil ASEAN All Stars, Sumardji: Nanti Diumumkan GSI
Hasil Liga 1: Dewa United Tundukkan PSS Sleman, Alan Jose Lakukan Penyelamatan Gemilang
Lazio Merasa Hancur Usai Tersingkir dari Liga Europa, Matteo Guendouzi Marah
Ruben Amorim Terinspirasi Kebangkitan Manchester United Tahun 1999
Media Thailand Prediksi Susunan Pemain ASEAN All Star Vs Manchester United: Singgung Pemain Timnas Indonesia