Manchester United Menolak Datang ke Indonesia, Singgung Tragedi Kanjuruhan dan Takut Penyerangan Suporter

Suryansyah, Sportlink News
- Senin, 21 April 2025 | 09:21 WIB
Manchester United menolak tawaran untk datang ke Indonesia.  (X.COM/LISANDRMARTINEZ)
Manchester United menolak tawaran untk datang ke Indonesia. (X.COM/LISANDRMARTINEZ)

SportlinkNews - Manchester United segera bertolak ke Malaysia untuk bermain dengan All-Stars Asia Tenggara. Indonesia pun sempat menawarkan tempat kepada Setan Merah, tetapi ditolak.

Manchester United (MU) akan menghadapi ASEAN All Stars di Bukit Jalil, Malaysia pada 28 Mei dan melanjutkan pertandingan di Hong Kong (Tiongkok) pada 30 Mei.

Namun, Indonesia yang merupakan negara dengan jumlah penggemar sepak bola yang besar tidak dipilih sebagai tujuan sehingga membuat penggemar Setan Merah Indonesia kecewa.

Baca Juga: Ada Dua Pemain Timnas Indonesia, Tiket Manchester United Vs ASEAN All-Stars Diserbu

Menurut Arif Putra Wicaksono, CEO penyelenggara acara olahraga Nine Sport, Indonesia kerap ditolak oleh klub-klub besar karena berbagai alasan.

"Di Asia Tenggara, tujuan prioritas mereka adalah Singapura, Bangkok, dan Kuala Lumpur. Jakarta tidak ada dalam agenda mereka, dan ini sudah menjadi rutinitas," katanya.

Selain faktor objektif, sepak bola Indonesia juga telah menyaksikan banyak insiden serius, seperti tragedi Stadion Kanjuruhan pada Oktober 2022 yang menewaskan 132 orang - salah satu tragedi terbesar dalam sejarah sepak bola dunia.

Baca Juga: Ederson Terkejut karena Sendirian di Kotak Penalti Milan untuk Kemenangan Atalanta

Kejadian seperti penyerangan suporter terhadap tim tamu, seperti yang terjadi pada final Asia Tenggara U-19, juga membuat tim-tim internasional takut datang ke Jakarta.

Arif Putra juga menegaskan, tidak dipilihnya Indonesia oleh klub-klub besar tanpa disadari membawa keuntungan ekonomi bagi negara tetangga seperti Singapura.

Saat Singapura menjadi tuan rumah pertandingan persahabatan internasional, ribuan suporter Indonesia berbondong-bondong datang ke sini untuk menonton sepak bola, menggabungkan wisata dan belanja, sehingga turut mendongkrak perekonomian negara tetangga tersebut.

Baca Juga: Gol Fede Valverde Tunda Real Madrid Pecat Ancelotti, Perburuan Gelar La Liga Kembali Terhampar

Dibandingkan dengan Singapura, Malaysia, atau Thailand, Indonesia kurang mendapat dukungan pemerintah dalam menyelenggarakan ajang olahraga besar.

Hal ini semakin mengurangi daya tarik Indonesia bagi klub-klub internasional.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Calvin Verdonk Tinggalkan Timnas Indonesia

Kamis, 4 Juni 2026 | 09:27 WIB

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X