Calvin Verdonk Buka-bukaan Kariernya Bersama Timnas Indonesia, Satu hal yang Membuatnya Gila

Suryansyah, Sportlink News
- Selasa, 22 April 2025 | 09:42 WIB
Calvin Verdonk senang di NEC, pindah ke Vitesse akan lebih sulit daripada ke rival Feyenoord. (forzanec.nl)
Calvin Verdonk senang di NEC, pindah ke Vitesse akan lebih sulit daripada ke rival Feyenoord. (forzanec.nl)

SportlinkNews - Dalam Goffertkreet terbaru, Calvin Verdonk membahas karier internasionalnya bersama Indonesia.

Selain itu, sang bek menatap masa depan, di mana ia tidak akan meninggalkan NEC begitu saja demi pilihan pertama yang tersedia.

Musim dingin ini, PSV disebut-sebut sebagai klub yang tertarik pada Verdonk. Ia tidak mempermasalahkan kepindahan itu, meskipun masa lalunya di Feyenoord.

Baca Juga: Calvin Verdonk Ungkap Pilihan Liga jika Tinggalkan Belanda, Portugal Tak Masuk Daftar

“Saya pikir akan lebih buruk bagi saya untuk pindah ke Vitesse sekarang daripada, misalnya, Ajax atau PSV. Tentu saja, saya tumbuh bersama Feyenoord dan semuanya," kata Verdonk dilansir SportlinkNews.com dari forzanec.

"Keluarga saya mendukung Feyenoord, tetapi saya sendiri tidak banyak terlibat dengan itu. Saya mendukung klub itu. Kita tidak bisa begitu saja menjadi juara, jadi saya berharap itu adalah Feyenoord, tetapi jika saya bisa pindah seperti itu, saya ingin melakukannya.”

Kepindahan ke luar negeri juga bisa menjadi pilihan bagi pemain berusia hampir 28 tahun itu.

Baca Juga: Klasemen Serie A: Rekor Buruk Milan Melawan 8 Tim Teratas di Balik Musim yang Buruk

“Saya tidak benar-benar punya pilihan impian, tetapi mungkin kepindahan finansial lainnya. Saya mulai menjadi cukup tua sebagai pemain sepak bola. Saya penasaran untuk melihat apakah saya bisa bertahan di kompetisi top-5," ujar pemain Timnas Indonesia itu.

verdonk merasa tidak bisa bermain di Liga Primer Inggris. Karakter permainan yang berjalan begitu cepat dan sangat fisik dengan banyak pertandingan diakui tidak cocok.

"Mungkin di Bundesliga. Saya tidak begitu mengenal Serie A, tetapi saya rasa sejumlah pemain dari tim kami dapat bersaing di sana. Mungkin La Liga, tidak banyak pemain Belanda yang bermain di sana, terutama di klub-klub kecil,” pungkasnya.

Baca Juga: 5 Faktor Ini yang Bisa Membantu Meningkatkan Performa Atlet

Oleh karena itu, petualangan baru di negara Eropa selatan adalah pilihan yang paling jelas, sementara waktunya di Portugal tidak begitu berhasil.

“Ada juga Covid. Ada banyak orang dari Amerika Selatan, yang hampir tidak bisa berbahasa Inggris. Itu membuat saya sangat sulit beradaptasi."

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Calvin Verdonk Tinggalkan Timnas Indonesia

Kamis, 4 Juni 2026 | 09:27 WIB

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X