Paus Fransiskus dan Kecintaannya pada Permainan Terindah

Suryansyah, Sportlink News
- Rabu, 23 April 2025 | 06:35 WIB
Paus Fransiskus merupakan penggemar berat sepak bola.
Paus Fransiskus merupakan penggemar berat sepak bola.

SportlinkNews - Paus Fransiskus meninggal dunia pada usia 88 tahun. Ia bukan hanya pemuka agama, tapi juga pecinta olahraga.

Bagi dunia sepak bola, ini merupakan kehilangan yang sangat besar karena Paus Fransiskus memiliki hasrat yang kuat terhadap olahraga yang disebutnya sebagai "permainan terindah".

Sebagai orang Argentina, tidak mengherankan jika Paus Fransiskus merupakan penggemar berat sepak bola.

Baca Juga: Lazio Menolak Bertanding Melawan Genoa setelah Kematian Paus Fransiskus

Seperti banyak anak laki-laki yang tumbuh di negeri tango, ia bahkan bermain sepak bola saat masih kecil. Paus mengatakan bahwa ia menendang bola yang terbuat dari kain perca tua di jalanan Buenos Aires.

Alfredo Di Stefano, legenda sepak bola Argentina dan juara Eropa lima kali bersama Real Madrid, juga mengatakan bahwa ia "mungkin bermain sepak bola dengan Paus di jalanan, karena pertandingan rutin diadakan dari pagi hingga malam untuk semua umur".

Namun, dengan rendah hati, Paus mengungkapkan bahwa ia "bukan pemain terbaik sehingga ia diturunkan menjadi penjaga gawang".

"Jabatan ini merupakan cara yang baik untuk berlatih menghadapi bahaya yang datang dari segala arah," ungkap Paus.

Baca Juga: Pertandingan Jepang Vs Timnas Indonesia Diprediksi Ramai, Ini Imbauan JFA

Di masa mudanya, Paus Fransiskus sering menemani ayahnya menonton pertandingan tim lokal San Lorenzo. Ia adalah penggemar setia dan sangat senang menerima kaus dari klub tersebut pada tahun 2013, saat ia menjadi Paus.

Dalam kapasitas itu, ia bertemu dengan banyak bintang sepak bola. Yang paling terkenal di antaranya adalah Diego Maradona.

Dalam sebuah percakapan pada tahun 2014, ia bercanda, "Jadi tangan mana yang bersalah?", karena Maradona masih menyebut gol tangannya ke gawang Inggris di Piala Dunia 1986 sebagai "Tangan Tuhan".

Baca Juga: Persib Bandung Punya 12 Pencetak Gol, Bojan Hodak: Tak Bisa Andalkan Satu Pemain

Menurut France24, Paus Fransiskus sangat sedih ketika Argentina kalah dari Jerman Barat di final Piala Dunia 1990 di Italia sehingga ia berhenti menonton sepak bola di TV.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X