Ia menyebutkan bahwa suhu panas dan tingkat kelembaban tinggi membuatnya merasa sulit bernapas.
Bahkan, ia sempat mengungkapkan kesulitannya kepada rekan setimnya, Thom Haye.
"Oh ya, saya bilang, 'Thom, saya tidak bisa bernapas, kawan. Saya benar-benar tidak bisa bernapas'," tutur Joey.
Ia menambahkan, kondisi tersebut diperparah dengan latihan empat lawan empat yang mengharuskannya banyak berlari di tengah cuaca ekstrem tersebut.
Baca Juga: Piala Sudirman 2025: Lawan Inggris, Indonesia Siap Amankan Poin dan Aklimatisasi
Menanggapi keluhan itu, Thom Haye memberikan dukungan dan motivasi kepada Joey untuk tetap berusaha beradaptasi.
Ia menekankan bahwa kondisi di stadion saat pertandingan bisa lebih berat lagi.
"Saya bilang padanya, kamu akan terbiasa. Beri waktu beberapa hari dan siapkan mental, karena saat pertandingan akan lebih berat," ujar Thom.
Baca Juga: Final Copa del Rey 2025: El Clasico Barcelona Vs Real Madrid Sarat Sejarah dan Kutukan Gelar Ganda
Berbekal semangat dan dukungan tersebut, Joey Pelupessy akhirnya mampu beradaptasi.
Ia bermain penuh selama 90 menit saat Timnas Indonesia mengalahkan Bahrain.
Pelupessy pun mengaku puas dengan penampilannya dan bangga bisa berkontribusi untuk kemenangan tim.
Artikel Terkait
Jelang Lawan China dan Jepang, Timnas Indonesia Dapat Tambahan Amunisi Naturalisasi
Megawati Masih Cedera, Petrokimia Tetap Percaya Diri Lawan Popsivo Polwan
Pieter Huistra: PSS Ingin Keluar dari Zona Degradasi, Menang Atas Persib adalah Kesempatan untuk Itu
Head to Head Persib vs PSS Sleman, Maung Bandung Masih Menang Banyak
Kenangan Buruk Park Joo Bong di Semifinal Piala Sudirman 2023, Mampukah Dia Membalasnya?