Laju Persija di Liga 1 Tak Stabil, Empat Laga Terakhir Jadi Ujian Penting

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Kamis, 1 Mei 2025 | 21:30 WIB
Persija Jakarta menyongsong 4 laga terakhir Liga 1 2024-2025 sebagai ujian penting setelah laju mereka tidak stabil. (Persija)
Persija Jakarta menyongsong 4 laga terakhir Liga 1 2024-2025 sebagai ujian penting setelah laju mereka tidak stabil. (Persija)

SportlinkNews - Persija Jakarta tengah bersiap menghadapi empat laga penentu nasib mereka di akhir kompetisi Liga 1 musim 2024–2025.

Empat pertandingan sisa ini dipandang sebagai ujian berat bagi tim berjuluk Macan Kemayoran, yang saat ini masih berjuang menembus posisi empat besar klasemen.

Keempat pertandingan tersebut akan mempertemukan Persija dengan lawan-lawan tangguh, dimulai dari Borneo FC pada 4 Mei 2025, dilanjutkan menghadapi Bali United pada 10 Mei, bertemu PSS Sleman pada 17 Mei, dan ditutup dengan laga melawan Malut United pada 25 Mei mendatang.

Baca Juga: Wasit Lokal Minim Kepercayaan Klub Liga 1, Yoshimi Ogawa Prihatin

Untuk mencapai target menembus empat besar, hasil maksimal menjadi harga mati dalam keempat laga tersebut.

Namun demikian, konsistensi performa menjadi tantangan besar yang harus segera diatasi oleh skuad asuhan Thomas Doll tersebut.

Performa Persija dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan ketidakstabilan.

Baca Juga: Piala Sudirman 2025: Secara Head To Head, Indonesia Unggul Jauh dari Denmark

Setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Persik Kediri pada pekan ke-29, mereka harus menelan kekalahan menyakitkan 0-2 dari Semen Padang di kandang sendiri pada pekan ke-30.

Gelandang Persija, Hanif Sjahbandi, tak menutupi kekecewaannya atas hasil negatif tersebut.

Menurutnya, kekalahan di kandang menjadi pukulan berat bagi seluruh tim, terutama karena terjadi saat tim tengah berusaha menjaga asa menuju papan atas.

Baca Juga: Piala Sudirman 2025: Ada Kejutan Kecil di Komposisi Pemain Indonesia vs Denmark

“Pukulan yang sangat berat buat kami semua karena kami bermain di kandang kalah dengan skor 0-2. Itu bukan hal yang bagus,” ujar Hanif usai laga melawan Semen Padang.

Pemain berusia 28 tahun tersebut berharap kekalahan ini bisa dijadikan pelajaran penting oleh dirinya dan rekan setim untuk menjalani sisa musim dengan mental lebih kuat.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: Persija.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Calvin Verdonk Tinggalkan Timnas Indonesia

Kamis, 4 Juni 2026 | 09:27 WIB

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X