Shin Tae-yong Butuh Bantuan Baggott Redam Kekuatan Fisik Guinea

Suryansyah, Sportlink News
- Senin, 6 Mei 2024 | 21:20 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir membujuk Ipswich Town agar meminjam Elkan Baggott. (pssi)
Ketua Umum PSSI Erick Thohir membujuk Ipswich Town agar meminjam Elkan Baggott. (pssi)


SportlinkNews - Timnas U-23 Indonesia yang dipimpin oleh pelatih Shin Tae-yong telah memulai persiapan matang untuk menjadikan Paris, Prancis, sebagai tempat keajaiban.

Shin Tae-yong memimpin Garuda Muda pada Minggu (5/5). Timnas U-23 Indonesia akan melakoni playoff antarbenua melawan Guinea, peringkat 4 Piala Afrika U-23.

Pertandingan ini menentukan satu tiket tersisa ke Olimpiade Paris 2024. Laga pamungkas ini akan berlangsung di Paris, Prancis tanpa penonton. FIFA beralasan demi keamanan.

Baca Juga: Catatan Timnas U-23 Indonesia: Babak Play-off Lebih Berat...

Tim pemenang akan bertanding di Grup A, yang meliputi tuan rumah Prancis, Amerika Serikat, dan Selandia Baru.

Timnas U-23 Indonesia menempati peringkat ke-4 Piala Asia U-23. Sepanjang sejarah sepak bola Indonesia, ini kali pertama tampil di babak kualifikasi Asia.

Hebatnya, Timnas U-23 Indonesia menyingkirkan tim tangguh Korea, Yordania, dan Australia.

Baca Juga: Resmi, Play-off Timnas U-23 Indonesia Vs Guinea Digelar Tertutup di Paris

Meski kalah berturut-turut di babak semifinal dan perebutan peringkat 3 dan 4 serta gagal melaju langsung ke final, namun peluangnya masih ada.

Jika memenangkan pertandingan melawan Guinea, Timnas U-23 Indonesia akan mampu melaju ke final Olimpiade untuk pertama kalinya dalam 68 tahun sejak Olimpiade Melbourne 1956.

Ini adalah kesempatan emas untuk menulis ulang sejarah sepak bola Indonesia.

Shin Tae-yong ingin mengukir sejarah sepak bola Indonesia. (pssi)

Pelatih Shin Tae-yong memperhitungkan kondisi para pemain kunci yang kehilangan stamina melalui total 6 pertandingan hingga perebutan tempat ke-3 dan ke-4. Dia kemudian memberikan istirahat yang baik bagi seluruh tim hingga sebelum berangkat ke Paris.

Setelah itu, saat memasuki Paris, pelatihan intensif akan dilakukan untuk membantu tim mendapatkan kembali rasa pertarungan sesungguhnya.

Guinea, yang membuat heboh dengan mencapai semifinal Piala Afrika U-23 tahun lalu, berada di peringkat 76 FIFA, sedangkan Indonesia (134). Mereka menindas lawannya dengan kemampuan fisik luar biasa, yang unik dalam sepak bola Afrika.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Calvin Verdonk Tinggalkan Timnas Indonesia

Kamis, 4 Juni 2026 | 09:27 WIB

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X