Yoshimi Ogawa mengatakan bahwa mengapa PSSI menggunakan Refer System karena perwasitan merupakan salah satu elemen penting untuk mengembangkan sepak bola.
"Kita butuh sistem evaluasi yang layak (menunjang). Kita harus menyediakan sistem yang mendukung berdasarkan pada evaluasi kita," kata Yoshimi Ogawa.
Dijelaskan Yoshimi Ogawa, referee assessor memiliki dua tugas penting.
Baca Juga: PSM Makassar dan Borneo FC Siap Bersaing di Ajang ASEAN Club Championship 2024/2025
Pertama, mendampingi (wasit), mengevaluasi, keputusan yang tepat atau tidak, menilai derajat (pelanggaran) dari sebuah insiden di pertandingan mulai dari yang paling wajar hingga yang paling sulit.
"Referee Assessor, setelah melakukan evaluasi harus memberikan nilai (skor), berapa skor yang diberikan ke setiap wasit yang dinilai," tambahnya.
Pria asal Jepang tersebut menyatakan bahwa fokus dari agenda ini untuk Referee Asssessor kita sangat penting untuk pengembangan para wasit.
Baca Juga: Tak Dipanggil ke Timnas Indonesia karena Pergi Haji, Begini Komentar Witan Sulaeman
"Karenanya, jika kita bisa menyediakan evaluasi yang layak sebagai timbal balik, maka para wasit akan semakin berkembang. Itu artinya para wasit ikut berkontribusi pada kemajuan sepak bola Indonesia," jelasnya.
Salah satu peserta kursus, Riswanda mengatakan kursus ini sangat berguna baginya. “Kursus ini bermanfaat, tentu juga dengan teman-teman penilai wasit yang lain."
"Saya berharap bisa menerapkan dan menggunakan sistem yang lengkap ini dengan baik, serta bisa meningkatkan kemampuan individu saya sebagai penilai wasit,” kata Riswanda.
Refer system rencananya akan diimplementasikan oleh PSSI di awal musim baru kompetisi tahun 2024/2025.
Artikel Terkait
Aleix Espargaro Catat Waktu Tercepat di Sesi Latihan MotoGP Catalunya
Peluang Maarten Paes Bela Timnas Indonesia Makin Besar, PSSI Sudah Punya Rencana Khusus
Profil Mata Pelajaran Universitas Ilmu Olahraga
Sir Jim Ratcliffe Bungkam Soal Pemecatan Erik Ten Hag