SportlinkNews - Tim asuhan Paulo Pezzolano berhasil mengamankan promosi ke LALIGA EA SPORTS dengan dua gol dramatis di masa tambahan waktu pada babak kedua terakhir musim LALIGA HYPERMOTION.
Ketika pertandingan memasuki menit ke-90 di Estadio José Zorilla, Real Valladolid tampak akan mengakhiri laga dengan kekalahan 2-1 dari Villarreal CF B, tim peringkat terbawah.
Kekalahan ini berisiko membuat Los Blanquivioletas turun ke peringkat ketiga.
Namun, keajaiban terjadi saat sundulan Víctor Meseguer pada menit ke-91 berhasil menyamakan kedudukan.
Tak lama kemudian, hadiah penalti diterima oleh tim tuan rumah.
Pada menit ke-96 dan 43 detik, Mamadou Sylla sukses mengeksekusi penalti, memastikan kemenangan dan promosi Real Valladolid ke LALIGA EA SPORTS setelah absen selama satu tahun.
Baca Juga: Singapore Open 2024: Tunggal Putra Indonesia Ambyar, Anthony Ginting Gagal Pertahankan Gelar
Prestasi ini menggarisbawahi tren positif sejak Real Valladolid dimiliki oleh Ronaldo Nazário pada tahun 2018.
Sejak itu, Los Blanquivioletas berhasil bertahan di divisi teratas dalam empat dari enam musim.
Ketika terdegradasi ke LALIGA HYPERMOTION, mereka segera bangkit kembali dalam dua kesempatan, yakni pada musim 2021/22 dan 2023/24.
Kesuksesan Real Valladolid tidak lepas dari konsistensi dan kepemimpinan di ruang ganti.
Pelatih Uruguay Paulo Pezzolano, yang mengambil alih tim dalam 11 pertandingan terakhir musim lalu, berhasil membangun tim yang solid meski mengalami degradasi.
Artikel Terkait
CEO Ducati Corse Curhat: Ducati Hadapi Dilema Berat Tentukan Partner Bagnaia di MotoGP
Singapore Open 2024: Langkah Chico Aura Terhenti, Ganda Putri Apriyani/Fadia Menang Mudah
Amartha Hangtuah Lepas Ronald Delph, Pilih Bigmen Asal Belgia Sebagai Gantinya
Usai Melepas Jerome Jordan, RANS Tunjuk Pebasket Amerika Berpostur Tinggi Besar
Tak Jadi Tim Unggulan di EURO 2024, Timnas Italia Pasang Target Realistis