Di bawah arahannya, tim ini mencatatkan 10 pertandingan tak terkalahkan, dengan tujuh kemenangan dan tiga kali seri.
Baca Juga: Timnas Italia Ingin Pertahankan Gelar di EURO 2024, Luciano Spalletti Minta Bantuan 5 Legenda
Konsistensi dalam skuad juga menjadi kunci.
Meskipun ada pergantian pemain setelah degradasi, Real Valladolid berhasil mempertahankan beberapa pemain kunci seperti Monchu, Luis Pérez, Jordi Masip, Sergio Escudero, dan Iván Sánchez.
Penambahan pemain baru seperti Mamadou Sylla dan Víctor Meseguer juga memberikan kontribusi signifikan, masing-masing mencetak delapan dan tujuh gol.
Baca Juga: Inter Milan Kontribusi Besar untuk Timnas Italia di EURO 2024, Lucian Spalletti Berterima Kasih
Real Valladolid memang hanya mencetak 50 gol dan berada di peringkat ketujuh dalam jumlah gol yang dicetak, namun mereka hanya kebobolan 34 gol, menjadikannya tim dengan pertahanan terbaik ketiga.
Dengan satu pertandingan tersisa melawan CD Tenerife, Real Valladolid berharap meraih tiga poin untuk memastikan gelar juara LALIGA HYPERMOTION.
Promosi sudah dalam genggaman, namun meraih trofi akan menjadi pelengkap manis atas usaha keras dan konsistensi mereka sepanjang musim.
Baca Juga: Singapore Open 2024: Ganda Campuran Dejan/Gloria Keteteran Bermain Cepat Lawan Cina Taipei
Kemenangan ini bukan hanya sekadar promosi, tetapi juga simbol kebangkitan dan kerja keras tim di bawah bimbingan Pezzolano.
Para pendukung Real Valladolid kini dapat menyambut kembalinya tim kesayangan mereka ke LALIGA EA SPORTS dengan penuh kebanggaan.***
Artikel Terkait
CEO Ducati Corse Curhat: Ducati Hadapi Dilema Berat Tentukan Partner Bagnaia di MotoGP
Singapore Open 2024: Langkah Chico Aura Terhenti, Ganda Putri Apriyani/Fadia Menang Mudah
Amartha Hangtuah Lepas Ronald Delph, Pilih Bigmen Asal Belgia Sebagai Gantinya
Usai Melepas Jerome Jordan, RANS Tunjuk Pebasket Amerika Berpostur Tinggi Besar
Tak Jadi Tim Unggulan di EURO 2024, Timnas Italia Pasang Target Realistis