"Saya terkejut ketika pertanyaan seperti itu diajukan dan orang-orang benar-benar menjawabnya. Itu rasis. Saya rasa kita perlu bangun," ujar Nagelsmann.
Baca Juga: Real Madrid Juara Liga Champions, Dominasi Klub Spanyol di Kompetisi UEFA Terus Berlanjut
Ia menambahkan bahwa Joshua Kimmich, salah satu pemain Timnas Jerman, merespons dengan sangat baik dan bijaksana terhadap isu ini.
Nagelsmann menegaskan pentingnya perlakuan yang sama terhadap semua manusia, tanpa memandang warna kulit.
Ia mengkritik sikap masyarakat yang kerap menunjukkan sikap rasis di dalam negeri, namun saat berlibur justru bersemangat untuk mengenal budaya lain.
Baca Juga: LALIGA Jadi Merek Hiburan Terbaik Spanyol dan Peringkat Kesembilan di Brand Finance 2023
"Ada orang-orang di Eropa yang harus mengungsi karena perang, faktor ekonomi, bencana lingkungan, orang-orang yang hanya ingin diterima. Kita harus bertanya apa yang kita lakukan saat ini?" ujarnya.
Ia juga menyoroti bagaimana masyarakat Jerman sering kali menutup mata terhadap isu-isu semacam ini.
"Kami di Jerman melakukannya dengan sangat, sangat baik, dan ketika kami mengatakan hal seperti itu, saya pikir itu gila bagaimana kita menutup mata dan mengabaikan hal-hal seperti itu," lanjut Nagelsmann.
Baca Juga: Link Live Streaming Timnas U-20 Indonesia Vs Ukraina: Awal Perjuangan di Toulon Cup 2024
Pelatih berusia 36 tahun tersebut menekankan bahwa siapa pun yang bisa bermain sepak bola dengan baik dan siap membela negara berhak dipanggil ke Timnas Jerman.
"Kami memainkan Kejuaraan Eropa untuk semua orang di negara ini," ucapnya.
"Dan siapa pun yang dapat memainkan sepak bola terbaik diundang untuk menjadi pemain nasional dan memberikan yang terbaik bagi negaranya. Dan itulah yang sedang kami lakukan."
Baca Juga: Indonesia Open 2024: Dejan/Gloria Revans atas Wakil Chinese Taipei
Nagelsmann berharap insiden seperti ini tidak terjadi lagi di masa depan.
Artikel Terkait
Pemain Asing James Dickey III Tunjukkan Kinerja Positif Bagi Pelita Jaya
Mengenal Maskot Piala Eropa Sejak Era Pinoccihio 1980 hingga Albart Euro 2024
Proliga 2024 Putaran Kedua Kembali Bergulir, Para Tim Siapkan Strategi Unggulan
Cabor Atletik Sumbang Tiga Medali untuk Indonesia di ASEAN Schools Games 2024
Indonesia Open 2024: Dua Tunggal Indonesia Chico dan Putri Gagal Lolos ke Babak 16 Besar