SportlinkNews - Pendatang baru di tim Pelita Jaya Jakarta James Dickey III akhirnya menunjukkan kemampuan yang sebenarnya.
Dalam dua pertandingan terakhir, Dickey memberikan dampak yang signifikan dari sisi poin dan rebound. Kinerjanya persis yang diinginkan tim.
Kehadiran Dickey untuk menggantikan Thomas Earl Robinson. Dia menjalani debut di IBL pada 25 Mei lalu melawan Tangerang Hawks Basketball.
Baca Juga: Pengundian FIBA BCL Asia 2024: Pelita Jaya Masuk Grup B
Meski saat itu Pelita Jaya menang, performa Dickey terlihat biasa-biasa saja dengan hanya mencetak lima poin dan enam rebound.
Kinerjanya yang biasa saja itu sontak memicu pembicaraan tentangnya, dan fans mulai membandingkan dengan Robinson.
Namun dalam dua pertandingan di bulan Juni ini, Dickey benar-benar membuka mata semua penggemar Pelita Jaya.
Baca Juga: Perkuat Penetrasinya di IBL Tokopedia 2024 Pelita Jaya Datangkan Pemain Baru Setinggi 2,08 Meter
Dickey membuktikan bahwa dirinya adalah pemain yang dibutuhkan tim, terutama di paint area.
Dickey dua kali mencetak double-double, dengan masing-masing membukukan 19 poin. Pria Amerika ini juga memegang peranan penting saat Pelita Jaya menang 88-69 dari Kesatria Bengawan Solo.
Dickey membukukan defensive rebound terbanyak dan juga empat kali block, yang membuat Kesatria gentar memasuki paint area. Dickey mendapatkan pujian dari head coach Johannis Winar usai pertandingan.
Baca Juga: Frenkie de Jong Dikecam Ikon Sepak Bola Belanda: Dia Bermain seperti Hantu
"Terima kasih kepada pemain saya, JD (James Dickey III). Dia memberi dampak besar di tim. Menjadi ring protector, merebut rebound," puji Johannis Winar.
"Dia juga pemain yang sangat mudah menerima instruksi pelatih. Kami beruntung memiliki pemain seperti dia," kata Coach Ahang, panggilan akrab Johannis Winar.
Artikel Terkait
Mengapa Amerika Serikat Menyebut Sepak Bola dengan 'Soccer'? Ini Penjelasannya
Mengapa Bola Basket Populer di Filipina? Ini Dia Sejarah, Budaya, dan Dampaknya
Indonesia Open 2024: Menunggu Drama Seru dan Menarik dari Istora
Komisi X dan III DPR Menyetujui Naturalisasi Calvin Verdonk dan Jens Raven