SportlinkNews - Thiago Motta diprediksi akan segera diresmikan sebagai pelatih baru Juventus minggu depan dan langsung berupaya menyelamatkan karier pemain muda Manchester United.
Juventus tengah bersiap mendapatkan pelatih anyar setelah memutuskan untuk memecat Massimiliano Allegri.
Nama yang paling dijagokan untuk mengisi posisi tersebut adalah Thiago Motta.
Baca Juga: Timnas Spanyol Resmi Rilis Skuad untuk EURO 2024, Wonderkid Barcelona Tak Ikut
Motta menjadi incaran banyak klub top Eropa setelah berhasil membawa Bologna ke Liga Champions 2024-2025.
Keberhasilan Bologna menembus kompetisi tertinggi antarklub Eropa musim depan merupakan prestasi yang mengesankan bagi Motta, yang masih tergolong sebagai pelatih muda.
Prestasi inilah yang membuat Juventus tertarik untuk mengontraknya.
Baca Juga: Indonesia Open 2024: Ganda Putra Indonesia Sabar Gutama/Reza Pahlevi Lolos ke Semifinal
Menurut laporan terbaru dari Fabrizio Romano, Motta akan segera diumumkan sebagai pelatih baru Juventus. Keduanya dikabarkan akan menandatangani kontrak pada minggu depan.
Juventus berencana memberikan kontrak berdurasi tiga tahun kepada mantan gelandang Paris Saint-Germain tersebut.
"Thiago Motta akan menandatangani kontrak sebagai pelatih kepala Juventus yang baru minggu depan, yang sebelumnya tidak direncanakan untuk ditandatangani minggu ini," cuit Fabrizio Romano.
Baca Juga: Akhirnya, Timnas Voli Putra Indonesia Raih Kemenangan di AVC Challenge Cup 2024 di Bahrain
"Tidak ada masalah, tidak ada perubahan. Semuanya sudah selesai dan kontrak hingga Juni 2027 akan ditandatangani pekan depan," lanjutnya.
Meskipun belum resmi menjadi pelatih Juventus, Motta sudah mulai memikirkan calon pemain untuk tim barunya.
Artikel Terkait
FIA Keluarkan Peraturan Formula 1 yang Menampilkan Mobil Lebih Lincah dan Aerodinamis Aktif
Rafael Struick di Belanda Tidak Dikenal, Tapi di Indonesia Merasa seperti Superstar
Balap F1 Tiba di Kanada, Mampukah Max Verstappen Mengulangi Kemenangannya?
Euro 2024: Warisan Sepak Bola Mengakar di Kota Berlin
Shin Tae-yong Tegas: Ada Beberapa Kesalahan Individu yang Harus Kami Evaluasi