Salah satu pemain yang menjadi incarannya adalah winger Manchester United, Mason Greenwood. Greenwood dikenal sebagai talenta muda yang menjanjikan di Manchester United.
Baca Juga: Pemulihan Pesenam Rifda Irfanaluthfi Berlangsung Cepat, Siap Beraksi di Olimpiade Paris 2024
Namun, ia harus dikeluarkan dari skuad pada musim 2023-2024 dan dipinjamkan ke klub Liga Spanyol, Getafe.
Greenwood bergabung dengan Getafe setelah terlibat dalam kasus pelecehan dan kekerasan seksual terhadap kekasihnya, Harriet Robson, pada awal 2022.
Semua tuduhan tersebut sebenarnya sudah dicabut oleh Crown Prosecution Service sejak Februari 2023 karena laporan terhadapnya ditarik oleh pelapor.
Baca Juga: Arda Guler: Bintang Muda Real Madrid Bersinar di La Liga, Mampukah Raih Golden Boy 2024?
Meski terbebas dari dakwaan hukum, Greenwood masih menghadapi sanksi sosial dari para penggemar Manchester United yang menolak kehadirannya di Old Trafford.
Untuk menghindari konflik, Manchester United memutuskan meminjamkannya ke Getafe.
Meskipun bermain cukup baik bersama Getafe sepanjang musim 2023-2024, Manchester United tetap berniat untuk menjual Greenwood.
Baca Juga: Jakarta Electric PLN Setrum Livin Mandiri di Putaran Kedua Proliga 2024
Situasi ini membuat Motta tertarik untuk merekrutnya. Namun, Juventus masih harus mempertimbangkan harga Greenwood yang cukup tinggi.
Dilansir SportlinkNews dari La Gazzetta dello Sport, Juventus diperkirakan harus mengeluarkan uang minimal 35 juta euro atau sekitar Rp618 miliar untuk merekrut Greenwood.
Harga ini dianggap cukup tinggi mengingat kontrak Greenwood di Manchester United hanya tersisa satu tahun hingga 30 Juni 2025.
Baca Juga: Indonesia Open 2024: Langkah Gregoria Mariska Tunjung Terhenti di Perempat Final
Selain itu, nilai pasaran Greenwood saat ini hanya mencapai 15 juta euro atau sekitar Rp265 miliar.
Artikel Terkait
FIA Keluarkan Peraturan Formula 1 yang Menampilkan Mobil Lebih Lincah dan Aerodinamis Aktif
Rafael Struick di Belanda Tidak Dikenal, Tapi di Indonesia Merasa seperti Superstar
Balap F1 Tiba di Kanada, Mampukah Max Verstappen Mengulangi Kemenangannya?
Euro 2024: Warisan Sepak Bola Mengakar di Kota Berlin
Shin Tae-yong Tegas: Ada Beberapa Kesalahan Individu yang Harus Kami Evaluasi