Euro 2024: Utak Atik Statistik Slovenia Vs Denmark, Tim Dinamit Lebih Produktif

Suryansyah, Sportlink News
- Minggu, 16 Juni 2024 | 08:05 WIB
Dalam 33 pertandingan Denmark di Euro telah menghasilkan rata-rata 2,79 gol. (beinsport)
Dalam 33 pertandingan Denmark di Euro telah menghasilkan rata-rata 2,79 gol. (beinsport)


SportlinkNews - Tim Dinamit Denmark diprediksi akan memenangkan pertandingan ini menurut superkomputer Opta, melakukannya dalam 49,9 persen simulasi pra-pertandingan.

Slovenia belum pernah mengalahkan Denmark dalam enam pertemuan sebelumnya di semua kompetisi, kalah lima kali.

33 pertandingan Denmark di Euro telah menghasilkan rata-rata 2,79 gol – angka tertinggi di antara 12 tim yang telah memainkan lebih dari 20 pertandingan di kompetisi tersebut.

Baca Juga: Hasil EURO 2024: Spanyol Vs Kroasia, La Furia Roja Menggila Libas Vatreni 3 Gol Tanpa Balas

Tim Dinamit Denmark menuju Euro 2024 dengan harapan dapat menimbulkan kejutan lain. Pemenang tahun 1992 dan semifinalis Euro 2020, bertujuan untuk menjadi lebih baik daripada tiga tahun lalu, ketika Tim Dinamit dikalahkan oleh Inggris di perpanjangan waktu di semifinal di Wembley.

Namun, pertama-tama, mereka harus mencari jalan keluar dari kelompok yang berpotensi rumit. Superkomputer Opta menjadikan mereka favorit kedua di belakang Inggris untuk maju, memberi Denmark peluang 69,2% untuk melakukannya, tetapi sesama peserta Grup C, Serbia dan Slovenia, tidak akan menyerah.

Pada hari Minggu (16/5) di Stuttgart, Denmark dan Slovenia berhadapan dengan poin yang sama di grup kualifikasi yang sama untuk turnamen tersebut.

Baca Juga: Hasil EURO 2024: Hongaria Vs Swiss, La Nati Raih 3 Poin Usai Tumbangkan Magyarok

Faktanya, kedua tim mengakhiri kualifikasi Euro 2024 dengan rekor yang sama, menang tujuh kali, seri satu kali, dan kalah dua kali dari 10 pertandingan. Denmark menduduki puncak grup dengan rekor head-to-head yang unggul.

Denmark memiliki silsilah yang jauh lebih baik dalam kompetisi ini, dan ini adalah turnamen Kejuaraan Eropa ke-10 yang pernah mereka ikuti.

Ini akan menjadi Euro kedua bagi Slovenia, setelah mereka bermain di Euro 2000. Penantian mereka selama 24 tahun untuk bermain di kompetisi ini kembali mewakili kesenjangan terpanjang kedua antar turnamen untuk tim mana pun setelah Hongaria (44 tahun).

Baca Juga: Euro 2024: Data dan Fakta Menarik Dibalik Pertandingan Jerman vs Skotlandia

Namun, mereka tidak akan berangkat ke Jerman hanya untuk sekadar menambah angka. Mereka meraih beberapa hasil positif dalam beberapa waktu terakhir yang mengisyaratkan kualitas mereka, termasuk hasil imbang melawan Denmark di kualifikasi dan kemenangan persahabatan 2-0 atas Portugal pada bulan Maret.

Slovenia tidak memiliki skuad yang penuh dengan nama-nama terkenal. Tetapi tim Benjamin Sesko akan menonjol bagi banyak pengamat.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: theanalyst

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Calvin Verdonk Tinggalkan Timnas Indonesia

Kamis, 4 Juni 2026 | 09:27 WIB

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X