Usai pertandingan Dragan Stojkovic, pelatih Serbia menyebutkan tim asuhannya tidak mau menerima kekalahan dari Slovenia.
"Kami tidak pernah menyerah, kami percaya pada diri kami sendiri hingga akhir. Kami menciptakan begitu banyak peluang tetapi tidak bisa mencetak gol selama lebih dari 90 menit."
"Namun kami tidak berhenti, kami tidak mau menerima kalah dari Slovenia, dan pada akhirnya membuahkan hasil," ucapnya.
Baca Juga: Keajaiban Eriksson Tidak Cukup, Slovenia Tetap Melawan
Stojkovic menambahkan, timnya memiliki statistik yang jauh lebih baik dari lawannya. "Kami jauh lebih baik, dari peluang tercipta hingga tembakan tepat sasaran."
"Namun gol adalah satu-satunya hal yang penting. Penting bagi kami untuk mengamankan hasil imbang tersebut," katanya.
Stojkovic mengakui dirinya ingin memainkan sepak bola yang atraktif dan menyerang. "Susunan pemain awal menunjukkan bahwa ide kami adalah untuk menang dan mencetak gol," katanya.
Baca Juga: Atlet Bulu Tangkis Indonesia Melangkah Mulus ke Babak 8 Besar Kaohsiung Masters 2024
Sementara pelatih Slovenia Matjaz Kek dengan tegas mengatakan, "Kami menunjukkan bahwa kami pantas berada di UEFA Euro. Sepak bola bisa kejam tetapi saya yakin tim ini akan mendapatkan penebusannya."
"Kami memainkan pertandingan yang berani dan jujur dengan latar belakang yang luar biasa, yang akan membawa dampak positif bagi kami."
"Kami berhasil menjaga kecepatan selama 95 menit; kami tidak kendur selama satu menit pun. Lini belakang kami bermain sangat baik," jelasnya.
Baca Juga: Copa America 2024: Lionel Messi Pecahkan Rekor yang Bertahan Sejak 1953
"Kami merasa kecewa karena kami tahu betapa kuatnya Serbia khususnya dari situasi bola mati, tapi dampaknya besar. Terima kasih kepada para pemain atas apa yang telah mereka tunjukkan," kata Kek.
Data dan fakta pertandingan Serbia vs Slovenia:
1. Slovenia hanya kalah dua kali dari 16 pertandingan kompetitif terakhirnya (menang 8, seri 6).
Artikel Terkait
Ivana Knoll Tetap Tersenyum Meski Kroasia Gigit Jari
Alwi Farhan dan Komang Ayu Lolos ke Babak 16 Besar Kaohsiung Masters 2024 di Taiwan
Satria Muda Lepas Mycheal Henry Demi Menghadapi Babak Playoffs IBL
ASEAN U16 Championship 2024: Indonesia Memilih 23 Pemain, Ini Daftarnya 2 Bermain di Luar Negeri