Catatan Sepak Bola Euro 2024: Mereka Bukan Orang Asli Jerman dan Spanyol

Suryansyah, Sportlink News
- Rabu, 3 Juli 2024 | 11:11 WIB
Jamal Musiala melakukan selebrasi usai mencetak gol kedua Jerman. (dw)
Jamal Musiala melakukan selebrasi usai mencetak gol kedua Jerman. (dw)

  • M. Nigara
    Wartawan Sepak Bola Senior

SportlinkNews - Perempat final Euro 2024, Jumat (5/7/2024) akan mulai digelar. Tuan rumah Jerman akan mengawali laga melawan Spanyol di Stadion MHP Arena, Stuttgart dan Portugal bertemu Perancis di Stadion Volkspark.

Sementara Sabtu (6/7/2024), Belanda vs Turki di Berlin serta Inggris bertempur melawan Swiss di Dusseldorf.

Dari ke delapan negara, hanya Swiss dan Turki yang belum pernah mencicipi gelar juara dan runner-up. Sedangkan Jerman dan Spanyol masing-masing tiga kali juara.

Baca Juga: Jamal Musiala Torehkan Dua Rekor, Samai Cristiano Ronaldo, Antar Jerman ke 16 Besar EURO 2024

Bahkan Jerman juga tiga kali menjadi runner-up. Prancis dua kali juara dan sekali runner-up, lalu Portugal sekali juara dan sekali nomer dua, serta Belanda sekali menjadi juara.

Jerman menjadi juara: 1972, 1980, 1996, lalu _runner-up_: 1976, 1992, 2008. Spanyol (1964, 2008, 2012/ 1984), Perancis (1984, 2000/ 2016), Portugal (2016/2004), dan Belanda hanya sekali juara 1988.

Bahagia
Lepas dari persaingan yang pasti akan sangat ketat di antara kedelapan perempat finalis ada sesuatu yang membuat saya sangat bahagia.

Baca Juga: Lamine Yamal Antusias Sambut Laga Timnas Spanyol vs Jerman di Perempat Final EURO 2024

Bahkan bukan hanya di Piala Eropa, Copa America, dan Piala AFF U16. Sesuatu yang kebetulan, dan seperti ingin membuka mata kita semua. Ya, apa lagi jika bukan persoalan pemain naturalisasi.

Maklum, meski saat ini para pemain nasional kita telah resmi menjadi warga negara Indonesia, tapi, tetap saja ada yang masih mempersoalkanya.

Mereka tetap mengangap naturalisasi itu bukan jalan untuk meraih prestasi. Bahkan naturalisasi dianggap menjadi alat 'pembunuh' bagi pemain-pemain lokal.

Baca Juga: Arsenal Memimpin Perebutan Pemain Bintang Euro 2024 Bukan Juventus

Lebih jauh lagi, mereka yang membenci PSSI meraih prestasi, meminta agar kompetisi Liga-1 dihentikan saja karena muara di tim nasional telah tertutup.

Jadi, di tiga event sepak bola yang saat ini sedang on fire, mata kita, khususnya mata mereka yang anti naturalisasi, telah dibuka lebar-lebar dengan fakta ini.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X