Yamal, satu-satunya pemain Spanyol yang beragam islam. Sejak usia 15 tahun, saat masih di Barcelona B, Yamal sudah dijuluki Mini Messi. Lincah, tajam, dan luar biasa.
Di timnas Spanyol masih ada beberapa pemain yang tidak memiliki akar dari Spanyol, tetapi tak seorang pun yang sudi melecehkannya, begitu juga dengan para pemain Jerman yang berkulit hitam.
Bagi mereka, siapa pun orang, akan mereka sambut bak pahlawan jika mereka berhasil membawa kesuksesan tim nasional.
Semoga semua itu dapat membuka mata hati mereka yang masih terus mempertanyakan soal pemain naturalisasi. Jika Jerman dan Spanyol saja mau menggunakan itu, mengapa kita tidak?
Bersambung....
Artikel Terkait
Copa America: Christian Pulisic Frustrasi AS Tereliminasi, Nyaris Mengejek Ofisial Wasit
Bursa Transfer: Real Madrid Dikaitkan dengan Bek Tengah di Euro 2024
Cristiano Ronaldo Beri Kode Pensiun dan Jelaskan Alasan Menangis
Kesepakatan Selesai, Juventus Meraih Persyaratan Thuram dengan Nice
Euro 2024: Delapan Tim Lolos ke Perempat Final, Ini Jadwal Pertandingannya