Euro 2024 dalam Angka-angka Fantastis (1)

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Selasa, 16 Juli 2024 | 17:22 WIB
Suasana final Euro 2024 Spanyol vs Inggris (UEFA)
Suasana final Euro 2024 Spanyol vs Inggris (UEFA)

SportlinkNews - Turnamen bergengsi sepak bola di benua Eropa, Euro 2024, telah berakhir. Spanyol tampil sebagai kampiun dengan mengalahkan Inggris 2-1 di Olympiastadion Berlin.

Banyak catatan menarik yang bisa diperoleh dari gelaran tersebut yang diwakilkan dalam angka-angka fantastis.

Berikut ini tulisan pertama dari dua tulisan yang menyajikan perspektif menarik dari gelaran Euro 2024. Simak!

Baca Juga: Dua Tim yang Sempat Diragukan Bertanding di Final Euro 2024, Ini Data dan Fakta Menarik Spanyol vs Inggris

0 Belgia kini telah mengikuti delapan pertandingan sistem gugur di final Euro tetapi tidak pernah memainkan perpanjangan waktu di salah satu pertandingan tersebut.

1 Ada dua pencapaian tim di Grup E – Rumania menduduki puncak grup Euro dan Ukraina bermain imbang di Euro untuk pertama kalinya. Di tempat lain, Denmark lolos dari babak penyisihan grup Euro berturut-turut.

Slovenia dan Georgia mencapai babak sistem gugur, Spanyol menyelesaikan babak penyisihan grup tanpa kebobolan dan Inggris mencapai final turnamen besar di luar negara mereka sendiri – semuanya untuk pertama kali.

Baca Juga: Hasil Final EURO 2024: Timnas Spanyol Juara, Inggris Menangis dan Puasa Gelar Lagi

Inggris juga menjadi tim pertama yang lolos ke final Euro setelah sempat tertinggal di babak 16 besar, perempat final, dan semi final.

2 Gol Francisco Conceicao untuk Portugal melawan Ceko membuatnya bergabung dengan klub eksklusif ayah dan anak yang telah mencetak gol di Euro.

Sang ayah, Sergio Conceicao melakukannya di Euro 2000. Satu-satunya duo ayah-anak yang mencetak gol di final adalah Italia Enrico Chiesa (1996) dan Federico Chiesa (2020).

Baca Juga: Pasang Surut Format Pertandingan Copa America dari Round Robin Hingga Sistem Gugur

3 Diogo Costa menjadi penjaga gawang pertama yang menyelamatkan tiga tendangan penalti dalam adu penalti Euro saat Portugal mengalahkan Slovenia di babak 16 besar.

Ia juga menjadi penjaga gawang pertama yang tidak kebobolan dalam adu penalti Euro.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: UEFA

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X