"Stadion GBT terletak sangat dekat dengan TPA Benowo, hanya berjarak beberapa ratus meter. Bermain di dekat TPA pasti akan berdampak pada pemain karena bau busuknya," tulis The Thao 247.
Baca Juga: Klub Kejutan Menyalip Liverpool dalam Perburuan Dani Olmo
Vietnam tiba di Surabaya pada 16 Juli 2024, dan perjalanan yang memakan waktu hampir satu hari penuh juga menjadi perhatian.
The Thao 247 mencatat bahwa kondisi perjalanan yang panjang ini bisa mempengaruhi kondisi fisik dan mental pemain.
Untuk mengatasi masalah bau dari TPA, panitia penyelenggara telah mempertimbangkan berbagai solusi, termasuk menyebarkan bahan kimia ke permukaan sampah.
Baca Juga: Indra Sjafri 6 Kali Sujud Syukur, Begini Komentarnya Usai Timnas U-19 Obok-obok Filipina
Namun, langkah ini dinilai tidak efektif oleh The Thao 247.
Sebagai tambahan, pihak panitia juga telah mengatur jadwal pembuangan sampah agar tidak bertepatan dengan waktu pertandingan atau latihan di Stadion GBT.
"Pada ASEAN Cup U-19 2024, panitia mempertimbangkan perubahan waktu untuk pembuangan sampah."
Baca Juga: Sejak Digelar Tahun 2002, Ini Prestasi Timnas Indonesia di Piala AFF U19
"Jadwal pembuangan sampah akan menghindari waktu ketika ada tim yang bertanding atau berlatih di Stadion GBT. Selain itu, bahan kimia akan digunakan untuk mengurangi bau," tulis The Thao 247.
Ini bukan kali pertama Stadion GBT digunakan untuk ajang internasional.
Sebelumnya, stadion ini juga menjadi salah satu venue Piala Dunia U-17 2023.
Baca Juga: 7 Bintang Euro 2024 Jadi Magnet Transfer Musim Panas, Nomor 6 Berperan Tersingkirnya Italia
Stadion GBT memiliki kapasitas 46.806 kursi single seat, sementara Stadion Gelora 10 November memiliki kapasitas 20.000 kursi.
Artikel Terkait
PSSI-nya Kolombia Ditangkap Usai Final Copa America yang Kacau
Pakai Nomor 9 Real Madrid, Mbappe Tak Bisa Tampil Melawan Barcelona
AFF U19: Indonesia Gulung Filipina, Jens Raven Sumbang Gol Terakhir
Peran Penting Ilmu Olahraga dalam Sepak Bola Masa Kini
Ronaldinho Borong Sepatu Habiskan Rp40 Juta