SportlinkNews - Laga PS Barito Putera melawan Madura United FC yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (16/8) malam berlangsung cukup keras.
Wasit Adam Mohammad terpaksa bertindak tegas dengan mengeluarkan 7 kartu kuning kepada pemain dari kedua kesebelasan.
Pertandingan baru berjalan 4 menit Adam harus mengeluarkan kartu kuning atas pelanggaran yang dilakukan pemain Barito Putera Tegar Infantrie.
Selanjutnya, wasit mengeluarkan kartu kuning berikutnya di babak kedua, dengan Madura United FC yang banyak menerima kartu kuning kepada pemain Feby Ramzy, Jordy Wehrmann, Pedro Monteiro, Koko Araya, dan Taufik Hidayat.
Pada pertandingan kedua kesebelasan yang tidak dihadiri penonton, Barito Putera terlebih dahulu membuat kejutan dengan menggetarkan gawang Madura United di menit pertama babak pertama berlangsung.
Sebuah serangan dari sayap kiri Barito menerobos barisan pertahanan Madura United. Sebuah umpan dilepaskan ke depan gawang yang berhasil dihalau pemain belakang Madura.
Baca Juga: Hasil Liga 1 2024-2025: Gol Telat Abdul Rahman Bawa Kemenangan PSM Makassar atas PSBS Biak
Sayangnya, bola yang dihalau terlalu lemah dan langsung dipotong Eksel Runtukahu yang menjebol gawang Madura United.
Madura United kemudian mencoba membalas dengan melancarkan serangan ke gawang Barito Putera.
Menit ke-7 sebuah tendangan percobaan dari luar kotak penalti dilayangkan Maxuel Da Silva namun berhasil dijinakkan kiper Barito Satria Tama.
Baca Juga: LaLiga Perpanjang Kontrak dengan beIN Group untuk Hak Siar Pertandingan di 34 Negara
Pada menit 32 sebuah sepakan keras yang dilepaskan Goncalves Junior melenceng ke kiri gawang Barito.
Pada babak kedua beberapa peluang tercipta untuk Madura United FC. Pada menit ke-56 sebuah tendangan keras Iran Junior nyaris menjebol gawang, namun membentur mistar gawang.
Artikel Terkait
Chelsea Bertemu Lawan Play-off Liga Konferensi, Penggemar The Blues Prediksi 10-0
Manchester United Punya Masalah Rumit, Erik Ten Hag Sebut Timnya Belum Siap
Dybala Tinggalkan Roma, Federico Chiesa Masuk Daftar Pengganti
Barcelona Butuh Dana Signifikan, Vitor Roque Dikorbankan