SportlinkNews - Alvaro Morata merasa bahwa bangkitnya Milan dari ketertinggalan 2-0 untuk menahan Torino 2-2 ‘mengirim pesan’ karena Milan ‘hampir mati dan seharusnya menang jika bermain lima menit lagi.’
Rossoneri hampir mengalami kekalahan memalukan di kandang sendiri pada putaran pertama musim 2024-25.
Milan tertinggal 2-0 hingga menit ke-88 akibat gol bunuh diri aneh Malick Thiaw saat ia mencoba menghalau bola dan sundulan bebas Duvan Zapata.
Baca Juga: Youssouf Fofana Gabung AC Milan, Rekrutan Kelima di Bursa Transfer Musim Panas 2024
Pergantian pemain membuat perbedaan, karena Morata mencetak gol dengan mengalihkan tembakan dari Tijjani Reijnders.
Lalu Noah Okafor melepaskan tendangan voli dari umpan silang Yunus Musah pada menit ke-95.
Mencetak gol pada debutnya seharusnya menjadi mimpi, tetapi tidak bagi pemenang EURO 2024 tersebut.
Baca Juga: Matchday 1 Serie A Pertandingan AC Milan vs Torino Membuka Kenangan 15 Tahun Silam
“Ini bukan debut yang hebat, karena kami tidak menang dan ingin mengirim pesan,” kata Morata kepada Sky Sport Italia.
“Saya rasa kami tetap mengirimkan pesan, karena tim ini praktis sudah mati dan kami tetap membalikkan keadaan. Jika masih ada lima menit lagi untuk bermain, kami akan menang.
“Namun, kami harus kembali bekerja di Milanello dan mengubah mentalitas kami, karena kami harus menang di sini.”
Baca Juga: Tantangan Fisika yang Harus Dihadapi Atlet Senam Menurut Sains
Morata merasa Milan akan menang jika lebih banyak waktu
Toro tidak diharapkan untuk menimbulkan begitu banyak masalah bagi pasukan Paulo Fonseca, karena Mike Maignan juga harus melakukan beberapa penyelamatan besar.
Artikel Terkait
Manchester United Menang Tipis, Erik ten Hag Temukan Kekurangan di Lini Depan
Hasil Liga 1: Derbi Jateng Dimenangkan PSIS, Gempuran Persis Gagal Jebol Gawang Adi Satryo
7 Manfaat Kesehatan Senam Menurut Sains
Terkena Virus Cacar Air, Gregoria Ditarik dari Tur Asia
Statistik Arsenal 2-0 Wolves: Havertz dan Saka Membawa The Gunners Petik Kemenangan Pembuka