Kapten Al Hilal, Salem Al-Dawsari, menirukan selebrasi ala Lionel Messi ketika Timnas Argentina memenangkan Piala Dunia 2022.
Baca Juga: Cedera Horor Menimpa Danilo, Gelandang Nottingham Forest Absen hingga Akhir Musim
Dalam posisi sedikit membungkuk, Al-Dawsari dengan trofi di tangan berjalan perlahan menuju podium juara.
Setelah mencapai tengah-tengah rekan setimnya, ia mengangkat trofi dengan kedua tangan, mengingatkan publik pada cara Messi merayakan gelar juara dunia.
Gestur ini dianggap sebagai ledekan terhadap Cristiano Ronaldo, yang sepanjang laga beberapa kali menunjukkan rasa frustrasinya kepada rekan-rekan setimnya.
Baca Juga: LPNU Charity Golf Tournament Kumpulkan Donasi Untuk Korban Bencana Kebakaran
Kekesalan Ronaldo terlihat jelas dalam beberapa momen selama pertandingan.
Pada satu titik, ia melakukan gestur yang seolah-olah sedang tidur dengan menaruh kedua tangannya di pipi, yang dianggap sebagai kritik terhadap kinerja rekan-rekannya.
Tidak hanya itu, Ronaldo juga memperlihatkan gestur kontroversial lain yang seolah menggambarkan rasa frustrasinya yang mendalam.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Raih Podium Perdana Red Bull Rookies Cup 2024 di Red Bull Ring
Kekalahan ini merupakan yang ketiga kalinya bagi Ronaldo di ajang Piala Super Arab Saudi, sekaligus memperpanjang puasa gelarnya bersama Al Nassr.
Sejak bergabung dengan klub tersebut, mantan bintang Real Madrid ini masih belum berhasil menambah koleksi trofinya.
Kekalahan di final ini tentu menjadi pengalaman pahit bagi Ronaldo, terlebih lagi ia akan segera memulai musim baru bersama Al Nassr.
Baca Juga: Pelatih PSIS Semarang Sebut Timnya Kewalahan Menghadapi Serangan Persis Solo
Meski Ronaldo telah menunjukkan kualitasnya dengan gol di final, Al Nassr masih harus berjuang keras untuk meraih gelar di masa depan.
Artikel Terkait
Terinspirasi Macan Tutul, Sepatu Keren Generation Pred Mirip Predator Accuracy Jude Bellingham
Bagnaia Unggul di Sprint Race MotoGP Austria, Kini Koleksi Poin Sama Kuat dengan Martinator
Borneo FC Sukses Menuntaskan Revans Atas Arema FC di Pekan Kedua Liga 1
Banyak Dapat Peluang Emas, Pelatih Arema Joel Cornelli Mengaku Timnya Mendapat Tekanan Kuat dari Borneo
Dikalahkan PSIS, Pelatih Persis Solo Akui Timnya Kehilangan Enam Poin karena Kesalahan Individual