Timnas wanita dari usia U-17 hingga senior juga menjalani berbagai program dan laga persahabatan, seperti pertandingan melawan Hong Kong yang baru saja digelar.
Dengan berbagai persiapan dan agenda yang padat ini, PSSI membutuhkan dana yang tidak sedikit.
Erick Thohir menyadari bahwa mengandalkan pendanaan dari pemerintah saja tidaklah cukup untuk memenuhi kebutuhan yang begitu besar.
Meskipun pemerintah sebelumnya telah memberikan dana sebesar Rp120 miliar untuk mendukung persiapan jangka panjang Timnas U-17, U-20, dan timnas senior, dana tersebut masih jauh dari cukup.
Baca Juga: Hasil Liga 1: Persita Taklukan Madura United Lewat Aksi Marios Ogkmpoe
Untuk itu, PSSI melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI), sebuah anak perusahaan yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh PSSI, menjalin kerja sama dengan Bank Mandiri untuk mendapatkan tambahan dana sebesar Rp80 miliar.
Dana ini akan digunakan tidak hanya untuk mendukung federasi, tetapi juga dialokasikan sebagian untuk yayasan yang membantu pemain atau mantan pemain timnas Indonesia.
Erick Thohir menegaskan bahwa kebutuhan dana sebesar Rp500 miliar hingga Rp800 miliar per tahun sudah termasuk dalam perhitungan PSSI untuk mendukung semua kegiatan timnas Indonesia.
Baca Juga: Akhiri Mimpi Buruk Pelatih Persebaya Apresiasi Kerja Keras Pemainnya
Angka tersebut, menurut Erick, tidak termasuk kebutuhan untuk Liga Indonesia dan kegiatan lainnya, melainkan murni untuk operasional dan persiapan timnas.
Dalam upaya memastikan bahwa dana yang diperoleh digunakan secara tepat, Erick Thohir menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas.
PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI), yang 95 persen sahamnya dimiliki oleh PSSI, dirancang untuk mengelola dana dengan cara yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Baca Juga: Leo/Bagas Gagal ke Final Japan Open 2024 Setelah Dikalahkan Ganda Putra Malaysia
Erick juga mengajak pihak swasta untuk turut serta dalam mendukung Timnas Indonesia, mengingat besarnya dana yang dibutuhkan untuk memastikan persiapan jangka panjang yang memadai.
Artikel Terkait
Hempaskan PSBS, Pelatih PSIS Gilbert Agius Mengaku Bisa Bernafas Lega
Selain Makin Kompetitif, IBL 2024 Hadirkan Produktivitas Poin yang Meningkat Tajam
Dorna Sport Tunjuk Thailand sebagai Balap Pembuka MotoGP Tahun 2025 dan 2026
Jorge Lorenzo Sebut Performa Marc Marquez Terbebani Cedera yang Dialaminya Empat Tahun Silam
Duet Baru Fikri/Daniel Takluk Oleh Ganda Korea Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae di Semifinal Japan Open 2024