Tenis Meja Tampil, Pembuktian De Jure dan de Facto Tak Ada Lagi Dualisme PTMSI

Suryansyah, Sportlink News
- Jumat, 13 September 2024 | 12:40 WIB
Petenis meja putra Jawa Timur M. Rizal melancarkan serangan ke petenis meja Lampung Rafanael dalam babak final Tenis Meja Beregu Putra PON XXI Aceh-Sumut di GOR Angsapura Medan, Kamis (12/9/2024).  (PB PON XXI Sumut /Tarmizy Harva)
Petenis meja putra Jawa Timur M. Rizal melancarkan serangan ke petenis meja Lampung Rafanael dalam babak final Tenis Meja Beregu Putra PON XXI Aceh-Sumut di GOR Angsapura Medan, Kamis (12/9/2024). (PB PON XXI Sumut /Tarmizy Harva)

Dengan tidak dipertandingkannya di Papua, Peter melihat antusias masyarakat terhadap tenis meja justru makin tinggi. Menurutnya, semenjak selesai pandemi Covid19 masyarakat sudah menggemari tenis meja.

Setelah PON ini bila ada info terkait multievent tentu PB PTMSI akan kembali melaksanakan seleknas dari para juara-juara PON ini karena yang dikirim kan hanya empat. Dari PON yang mempertandingkan nomor beregu, tunggal, ganda dan campuran putra-putri ini semua juara akan dipanggil.

Baca Juga: Anggar Aceh Catat Sejarah Baru Nomor Sabel Putra

"Pelaksanaan PON ini tentu meningkatkan prestasi adik-adik kami. Satu per satu saya lihat mereka dari sisi skill meningkat, dan tentu harapan kami mereka bisa mewakili Indonesia di multievent yang lebih tinggi setelah PON ini," kata Peter.

Dia melihat perkembangan atlet tenis meja di Tanah Air sudah mulai merata di berbagai wilayah Indonesia, dan tidak melulu terpusat di Pulau Jawa.

Hal tersebut dapat terlihat dari perwakilan tenis meja Indonesia di ajang SEA Games Kamboja 2023 lalu yang memberangkatkan sejumlah atlet dari berbagai daerah di luar Pulau Jawa.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Inggris 6 Prancis 4: Pertandingan Paling Gila

Minggu, 19 Juli 2026 | 06:33 WIB
X