Inter 1-2 Milan: Tiga Hal yang Tidak Anda Lihat di TV

Suryansyah, Sportlink News
- Selasa, 24 September 2024 | 10:12 WIB
Matteo Gabbia merayakan selebrasi kemenangan Milan atas Inter. (EPA-EFE)
Matteo Gabbia merayakan selebrasi kemenangan Milan atas Inter. (EPA-EFE)


Sportlinknews -Emerson Royal adalah pemain Milan pertama yang memeluk Paulo Fonseca di akhir derby della Madonnina. Sementara para pendukung Rossoneri tetap berada di stadion untuk merayakan kemenangan selama lebih dari satu jam setelah peluit akhir dibunyikan.

Pertandingan Derby Milan digelar di San Siro, Senin (23/9). Milan mengakhiri enam kekalahan beruntun melawan rival sekota Inter, dengan mengklaim kemenangan 2-1.

Berikut tiga hal yang mungkin tidak Anda lihat di TV.

Baca Juga: Paulo Fonseca Diambang Pemecatan, AC Milan Siapkan Edin Terzic sebagai Pengganti

1. Emerson Royal
Mantan bek Tottenham itu adalah pemain pertama yang memeluk pelatih Milan Fonseca di pinggir lapangan beberapa detik setelah peluit akhir dibunyikan, meskipun Morata telah merayakan gol kedua Milan bersama pemain asal Portugal itu.

Fonseca tampak cukup tenang di pinggir lapangan selama pertandingan. Ia mengikuti pertandingan sambil berdiri di depan ruang ganti pemain, tetapi tidak pernah benar-benar keluar dari area teknisnya, berbeda dengan rekan sejawatnya di Inter, Simone Inzaghi.

Seperti biasa, pelatih asal Italia itu bersemangat di pinggir lapangan dan sering didesak oleh ofisial keempat untuk tetap berada di dalam area teknis. Akhirnya, Inzaghi menerima kartu kuning karena tidak setuju di babak kedua.

Baca Juga: Diguyur Hujan Deras, Pertandingan Serie A yang Melibatkan Klub Liga Champions Ditunda

2. Reaksi Tomori
Milan boleh dibilang pantas mengalahkan Inter, mengakhiri enam kekalahan beruntun melawan Nerazzurri.

Rossoneri memiliki beberapa peluang sebelum gol kemenangan Matteo Gabbia di menit-menit akhir, terutama satu peluang melalui Rafael Leao dan satu lagi melalui Tammy Abraham.

Striker Inggris itu melepaskan tembakan melebar dari tiang jauh di menit-menit akhir, membuat rekan satu timnya putus asa.

Baca Juga: Jens Raven Yakin Persiapan Maksimal Timnas U-20 Indonesia Berbuah Manis di Kualifikasi Piala Asia U-20 2025

Rekan satu tim dan senegaranya, Fikayo Tomori, tampak sangat frustrasi saat ia berbaring di tanah dengan tangan di atas kepalanya.

Tapi ia tidak tahu Gabbia akan menyelesaikan masalah dengan sundulan yang menjulang tinggi hanya beberapa menit kemudian.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: football italia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X