"Tapi melihat dari tayangan video yang beredar di medsos, tampak bagaimana suporter bisa turun ke lapangan setelah laga, lalu mengintimidasi para petugas di lapangan, ini yang perlu ditelusuri oleh LIB."
"Mengapa bisa terjadi? Bagaimana manajemen pertandingan saat itu dijalankan LIB? Kita tidak boleh toleransi pada kekerasan, dalam bentuk apapun," tegas Erick.
Artikel Terkait
Indra Sjafri Siap Hadapi Jadwal Padat Timnas U-20 Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-20 2025
Virgil van Dijk Ingatkan Darwin Nunez untuk Fokus dan Jaga Konsistensi di Liverpool
Kiper Andhika Ramadhani Lakukan 7 Penyelamatan Bawa Persebaya ke Puncak Klasemen Liga 1
Ducati Amankan Gelar Juara Dunia Konstruktor MotoGP 2024