SportlinkNews - Mantan pelatih Manchester United, Erik ten Hag, harus menghadapi kenyataan pahit saat reputasinya tercoreng akibat munculnya kembali sisi negatif dalam karakter pribadinya.
Selama masa kepelatihannya di Manchester United, Ten Hag memang kerap menunjukkan perilaku kontroversial yang membuat citranya di mata publik terkesan kurang baik.
Sepanjang masa jabatannya, Manchester United mengalami berbagai tantangan di bawah kepemimpinannya.
Baca Juga: Rafael Struick Cetak Gol Debut, Brisbane Roar Gagal Kalahkan Sydney FC di A-League 2024
Ten Hag terlihat kesulitan menjaga kestabilan performa tim yang berdampak pada posisi klub di klasemen, sering kali membuat mereka kesulitan bersaing di papan atas.
Akibatnya, ia tidak hanya mendapatkan tekanan dari internal klub tetapi juga dari publik dan media yang kerap mengkritik performa Manchester United di tangannya.
Ketidakstabilan ini terlihat dalam beberapa sesi konferensi persnya, di mana kemarahan Ten Hag terkadang tak dapat ia tutupi.
Baca Juga: Hasil Liga 1: Barito Putera Gagal Hentikan Amuk Skuad Arema FC
Phil Jones, mantan bek tengah Manchester United, mengungkapkan bahwa kemarahan Ten Hag bisa jadi berasal dari rasa frustrasi terhadap kritik yang meragukan kemampuannya sebagai pelatih.
“Ia mungkin kesal karena masih ada pihak yang mempertanyakan kompetensinya,” ujar Jones, sebagaimana dilaporkan oleh Mirror.
“Maka, tak mengherankan jika ia sering mengingatkan publik akan dua trofi yang berhasil ia raih.”
Baca Juga: Jelang Laga Liga 1 Melawan Persis Solo, Skuad Super Elang Jawa dalam Motivasi Tinggi Raih Kemenangan
Dalam dua musim terakhir, Ten Hag berhasil membawa Manchester United meraih dua trofi, yakni Piala Liga Inggris dan Piala FA.
Gelar-gelar ini menjadi pencapaian yang membanggakan dan sering ia sebutkan saat berada di bawah tekanan media, terutama ketika performa timnya menurun di awal musim.
Artikel Terkait
Mike Tyson Ujian Terbesar Jake Paul
Seragam Ketiga Genoa Menandai Kembalinya Sisi Gelap Emas Genova
Roma 1-0 Torino: Dybala Lolos dari Ejekan Suporter Sendiri
Ivan Juric Tidak Terlalu Puas Roma Menang karena Harus Menarik Simpati Penggemar
Hadapi Piala Asia U20 2025, Indra Sjafri Boyong 33 Pemain Jalani Pemusatan Latihan di Bali