Meski demikian, Ten Hag tampak tetap optimis dan meyakinkan publik bahwa ia akan mampu membawa sukses lebih besar di masa depan, terlepas dari berbagai hambatan yang dihadapi.
Baca Juga: Persija Bidik Dua Kemenangan di Pertandingan Liga 1 2024/2025 Bulan November
Namun, bagi Manchester United, pencapaian dua trofi dalam dua musim tersebut belum cukup.
Klub merasa Ten Hag tidak mampu memberikan konsistensi yang diharapkan, terutama dalam menjaga performa tim sepanjang musim.
Akibatnya, pihak manajemen memutuskan bahwa Ten Hag sudah tidak lagi sesuai dengan visi jangka panjang klub, dan masa bakti Ten Hag pun berakhir lebih cepat dari yang direncanakan, meskipun ia baru saja memperpanjang kontraknya di awal musim.
Baca Juga: Bentuk Tim Formatur Budisatrio Djiwandono Siapkan Kepengurusan PP Perbasi 2024-2028
Kini, Manchester United tengah berusaha keras mencari pengganti yang dinilai lebih cocok dengan kebutuhan klub.
Sosok yang menjadi incaran utama mereka adalah Ruben Amorim, pelatih muda yang sukses menakhodai Sporting CP.
Negosiasi antara Manchester United dan Amorim sudah dimulai, dan kabarnya, kesepakatan untuk membawa pelatih asal Portugal tersebut tinggal menunggu waktu saja.
Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Liga, PSSI Gelar Member Development untuk Klub Liga 1 dan Liga 2
Dengan langkah ini, Manchester United berharap mendapatkan sosok pelatih yang mampu mengembalikan kejayaan klub di level kompetisi domestik maupun internasional.***
Artikel Terkait
Mike Tyson Ujian Terbesar Jake Paul
Seragam Ketiga Genoa Menandai Kembalinya Sisi Gelap Emas Genova
Roma 1-0 Torino: Dybala Lolos dari Ejekan Suporter Sendiri
Ivan Juric Tidak Terlalu Puas Roma Menang karena Harus Menarik Simpati Penggemar
Hadapi Piala Asia U20 2025, Indra Sjafri Boyong 33 Pemain Jalani Pemusatan Latihan di Bali