SportlinkNews - Kekalahan 3-2 dari Persis Solo pada pekan ke-8 lalu membuat Borneo FC Samarinda melakukan evaluasi menyeluruh yang dilakukan tim pelatih.
Kekalahan tersebut kemudian terbayarkan dengan kemenangan atas PSBS Biak 3-0 di pekan ke-9. Tren tersebut berlanjut di pekan 10 dengan mengalahkan Dewa United FC 1-0.
Gol tunggal Berguinho di gawang Banten Warrior tidak hanya memastikan tiga poin berharga tim, tetapi juga membawa ke puncak klasemen sementara dengan total 21 poin.
Menurut Fajar Fathurrahman, salah satu pemain muda andalan klub, kebangkitan ini tidak terlepas dari evaluasi menyeluruh yang dilakukan oleh tim pelatih.
Fokus perbaikan terutama ada di lini belakang yang dilatih oleh asisten pelatih Demerson, dengan penekanan pada strategi bertahan dan transisi cepat, yang membuat lawan kesulitan menciptakan peluang.
“Bagian dari latihan kita pasca kekalahan dari Persis Solo, semua mendapat evaluasi dari lini belakang sampai depan," ujar Fajar.
Baca Juga: Presiden FIFA Puji Kontribusi Hyundai Motor Group pada Sepak Bola Dunia
"Dan khusus untuk di lini belakang kami fokus pada setiap menu latihan yang diberikan coach Demerson. Alhamdulillah, kami menuai hasil positif di pertandingan,” ucapnya.
Fajar Fathurrahman menjadi salah satu pemain yang konsisten tampil penuh di setiap laga Liga 1 musim ini. Kunci konsistensi, menurutnya terletak pada dedikasi saat latihan.
Sebagai full back kanan, dia memiliki peran vital untuk menjaga pertahanan sekaligus membantu serangan tim.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Matchday 4 Liga Champions dan Siaran Langsung SCTV
“Ya, Alhamdulillah sejak musim lalu saya bisa bermain reguler di sisi kanan Borneo FC. Untuk menjaga konsistensi, kuncinya ada pada latihan."
"Kita harus lebih ekstra di latihan agar terbiasa saat pertandingan,” ujar Fajar Fathurrahman.
Artikel Terkait
Manchester City Berhasil Menghemat Penggunaan Air Hingga 50 Juta Liter dalam Satu Musim
Seri Terakhir Aquabike World Championship 2024 Siap Digelar di Danau Toba
Barca One, Serial Dokumenter Empat Bintang Barcelona yang Inspiratif
Ketua Umum KONI Pusat: Jangan Jadi Juara Nasional tapi Standarnya Jauh dari yang Diharapkan