Sportlinknews - Pelatih Shin Tae-yong menyatakan penyesalannya atas penampilan buruk baru-baru ini dan kritik yang ditimbulkannya. Tapi, ia berjanji untuk meningkatkan penampilan timnas Indonesia.
Timnas Indonesia akan menghadapi Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (19/11).
Indonesia dan Arab Saudi akan memainkan pertandingan keenam mereka di Grup C babak kualifikasi ketiga Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Head to Head Indonesia vs Arab Saudi: Timnas Indonesia Belum Pernah Menang
Skuad Garud Indonesia berada di posisi ke-6 (3 poin) klasemen sementara, sedangkan Arab Saudi menempati posisi ke-3 (6 poin).
Pertemuan pertama kedua tim di Arab Saudi beberapa waktu lalu berakhir dengan skor 2-2.
Tapi, sejak itu Indonesia belum memenangkan satu pertandingan pun dalam 5 laga di babak kualifikasi ketiga. Tiga berakhir imbang dan dua kali kalah, 1-2 melawan China dan terakhir dipangkas Jepang 4-0, Jumat (15/11).
Baca Juga: Timnas Indonesia Vs Arab Saudi, Erick Thohir Berharap Duplikasi Tiket Turun Lagi
Kritik terhadap pelatih Shin Tae-yong pun merebak di Indonesia karena belum pernah menang dalam 5 pertandingan babak kualifikasi ketiga.
Sejak menjabat, pelatih asal Korsel tersebut telah menorehkan sejumlah prestasi bersejarah, termasuk melaju ke babak 16 besar Piala Asia Qatar 2023 dan semifinal Piala Asia U-23 2024.
Akibatnya, ekspektasi penggemar sepak bola Indonesia pun meningkat. Tapi, ketika hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan harapan tersebut, rasa tidak puas pun muncul.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung dan Live Streaming Indonesia vs Arab Saudi
Bahkan ada tuntutan agar masa depan pelatih baru tersebut diputuskan berdasarkan hasil pertandingan melawan Arab Saudi. Tapi, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan tidak akan sepenuhnya menyalahkan satu orang saja.
Shin tae-yong berjanji akan menunjukkan hasil yang lebih baik dari pertandingan melawan China dan Jepang.
Artikel Terkait
Arab Saudi Optimistis Tundukkan Timnas Indonesia di Hadapan 60 Ribu Penonton
Timnas Indonesia Vs Arab Saudi: Tantangan Berat di Tengah Optimisme Suporter
Nike Rilis Ulang Kaus Portugal Tahun 2004
Teknologi Olahraga yang Merevolusi pada Tahun 2024
Barca Legends Taklukkan Legenda Brasil di Pertandingan Penggalangan Dana
MotoGP Luncurkan Logo Baru Menyambut Musim Balap 2025, Terlihat Lebih Sederhana