Ketika wasit menuju monitor di pinggir lapangan, para pendukung Indonesia mengkhawatirkan yang terburuk, tetapi pada akhirnya, kartu kuning dikeluarkan.
Jika itu sedikit keberuntungan bagi Indonesia, keunggulan yang mereka peroleh setelah 32 menit memang pantas.
Arab Saudi, yang sudah kesal dengan beberapa keputusan, merasa bahwa mereka seharusnya diberi penalti dan kemudian menyaksikan dengan ngeri saat tuan rumah menyerang balik.
Baca Juga: Kevin Diks Dikaitkan dengan Borussia Moenchengladbach, Ini Detail Transfernya
Ragnar Oratmangoen menarik bola kembali ke Marselino yang berdiri di dekat titik penalti dan pemain Oxford United itu mengambil waktu, berputar dan berputar lalu melengkungkan bola ke sudut atas gawang.
Wasit mengabaikan protes dari para pemain berbaju hijau dan beberapa detik setelah dimulainya kembali permainan, Struick kembali berpeluang mencetak gol tetapi tidak berhasil menyelesaikannya.
Tepat sebelum jeda, Indonesia kembali mengancam melalui tendangan voli Calvin Verdonk yang melebar dari sisi kiri. Firas Al-Buraikan kemudian memiliki peluang langka untuk mencetak gol tetapi tendangannya yang berputar balik berhasil diblok.
Baca Juga: Ruben Amorim Hadapi Tantangan Awal di Manchester United, Badai Cedera Mengancam
Renard akan menjadi pelatih yang paling gembira mendengar peluit tanda berakhirnya babak pertama, tetapi baik dia maupun lawannya Shin Tae-yong tahu bahwa masih ada jalan panjang yang harus ditempuh.
Arab Saudi mengawali pertandingan dengan gemilang setelah jeda dan menekan tuan rumah tanpa menciptakan peluang nyata dan serangan balik lainnya yang berujung pada gol kedua Indonesia.
Verdonk menerobos sisi kanan dan memberi umpan kepada Marselino di dalam kotak penalti. Upaya pertamanya diblok oleh Ali Al-Bulaihi tetapi jatuh dengan baik ke arah bintang Oxford yang kemudian mengangkat bola melewati Al-Kassar dan masuk ke gawang.
Baca Juga: Dada Ayam Vs Ikan: Mana yang Lebih Banyak Mengandung Protein?
Seperti yang seharusnya, Arab Saudi mulai menekan lebih keras. Al-Bulaihi menyundul bola dari jarak dekat dan kemudian Abdullah Al-Hamdan yang lincah menyundul bola melebar dengan upaya yang bagus yang membuat kiper Maarten Paes berlarian di garisnya. Segera setelah itu, penyerang yang sama menyundul bola tepat ke pelukan pemain nomor 1.
Tidak banyak peluang lagi yang datang, meskipun tendangan Mohamed Kanno membentur mistar gawang, dan pertandingan berakhir dengan serangkaian kartu, termasuk kartu kuning kedua untuk Hubner.
Arab Saudi akan berpendapat bahwa bek tersebut seharusnya sudah mendapat kartu merah jauh sebelumnya tetapi, sebenarnya, mereka kalah dalam sebagian besar pertandingan.
Artikel Terkait
Lionel Messi Antusias Sambut Laga Terakhir Argentina di Tahun 2024
Johor Darul Takzim Tarik Pemain dari Timnas Malaysia, Apa Dampaknya?
Fajar/Rian Naik ke Peringkat 4 Dunia, Ganda Putra Indonesia Berjaya
Ibrahimovic: Milan Butuh Keseimbangan Mental, Bukan Bala Bantuan
Harley-Davidson dan Dorna MotoGP Umumkan Kolaborasi Baru di Dunia Balap