Erick menyebut momen tersebut sebagai evaluasi besar yang membawa semua pihak kembali ke jalur yang benar.
Baca Juga: Carlo Ancelotti Andalkan Federico Valverde sebagai Bek Kanan untuk Hadapi Liverpool?
Setelah pertemuan itu, Erick juga mendengar bahwa para pemain Timnas Indonesia mengadakan pertemuan khusus tanpa melibatkan pelatih maupun staf lainnya.
Langkah ini dipimpin oleh Jay Idzes, kapten tim, sebagai upaya mempererat kekompakan di tengah keterpurukan.
Dalam pertemuan tersebut, para pemain saling menguatkan dan berkomitmen untuk menurunkan ego demi kepentingan tim.
Baca Juga: Persiapan Timnas Indonesia Menuju ASEAN Cup 2024, Shin Tae-yong Panggil 7 Langganan Tim Senior
Hasilnya terbukti dalam laga berikutnya, di mana Timnas Indonesia berhasil bangkit dengan kemenangan 2-0 atas Arab Saudi.
Kemenangan tersebut membuat Timnas kini berada di posisi ketiga Grup C dengan enam poin, menjaga asa untuk melangkah ke putaran keempat.
Selain itu, Erick juga menerima pesan pribadi dari salah satu gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye.
Baca Juga: Daftar Lengkap 33 Pemain yang Dipanggil Shin Tae-yong untuk Piala AFF 2024, Ada Pemain Muda MU
Dalam pesannya, Thom menyatakan bahwa ia tetap berkomitmen untuk membawa Timnas Indonesia meraih mimpi besar tampil di pentas dunia.
"Presiden, saya di sini untuk mewujudkan mimpi. Kita semua ingin menunjukkan bahwa kita adalah satu kesatuan," ungkap Thom kepada Erick.
Erick menyambut baik pesan tersebut dan menilai bahwa kekompakan tim pasca kekalahan dari Jepang menjadi kunci kebangkitan mereka.
Baca Juga: Hadapi Vietnam di Piala AFF, Indonesia Dapat Kabar Buruk Soal Pemain Naturalisasi
Ia berharap semangat ini terus terjaga agar mimpi besar membawa Timnas Indonesia ke panggung dunia dapat tercapai.
Artikel Terkait
Koleksi Musim Dingin Nike x Liverpool
Nike Air Force 1 Low Hitam Kobe Bryant Hanya Tersedia 8.000 Pasang
Keputusan Mengejutkan Barcelona Soal Lamine Yamal Jelang Kembalinya ke Liga Champions
Momen Roy Keane Ribut dengan Penggemar Ipswich: Saya Tunggu di Tempat Parkir
Presiden Lotito: Lazio Terlalu Nyaman, Butuh Lebih Banyak Rasa Lapar